close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perubahan Pandangan Gen Z Terhadap Pernikahan

  • 21 May, 2023
Men’s Talk

Generasi Z adalah kelompok yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, sehingga mereka saat ini masih berusia antara 12 hingga 30 tahun. Meskipun generasi ini masih relatif muda, banyak dari mereka sudah mulai mempertimbangkan pernikahan dan memiliki pandangan yang berbeda tentang pernikahan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Beberapa fenomena pernikahan yang muncul dari generasi Z adalah sebagai berikut:

  1. Menikah di usia yang lebih tua: Generasi Z cenderung menunda pernikahan dan memiliki fokus yang lebih besar pada pendidikan, karir, dan eksplorasi diri sebelum menikah. Banyak dari mereka menikah di usia 25 tahun ke atas, sementara generasi sebelumnya cenderung menikah di usia yang lebih muda.

  2. Pilihan pasangan yang lebih inklusif: Generasi Z cenderung lebih terbuka terhadap perbedaan dan lebih memilih pasangan yang memiliki pandangan dan nilai yang serupa, terlepas dari latar belakang, agama, atau orientasi seksual.

  3. Pernikahan yang lebih sederhana dan kecil: Generasi Z cenderung lebih memilih pernikahan yang sederhana dan tidak berlebihan. Banyak dari mereka memilih untuk menikah di tempat yang tidak terlalu mewah atau hanya dengan keluarga dan teman-teman terdekat.

  4. Pernikahan yang lebih personal dan unik: Generasi Z cenderung ingin membuat pernikahan mereka menjadi acara yang personal dan unik, yang mencerminkan kepribadian mereka dan hubungan mereka dengan pasangan.

  5. Penggunaan teknologi dalam pernikahan: Generasi Z cenderung lebih mahir dalam menggunakan teknologi, sehingga mereka sering menggunakan teknologi dalam pernikahan mereka, seperti membuat undangan digital, membuat situs web pernikahan, atau menggunakan media sosial untuk berbagi momen pernikahan mereka.

  6. Pernikahan yang lebih inklusif dan ramah lingkungan: Generasi Z cenderung lebih memperhatikan isu lingkungan dan inklusivitas sosial, sehingga mereka sering memilih untuk membuat pernikahan mereka menjadi lebih inklusif dan ramah lingkungan, seperti memilih vendor yang berkelanjutan dan memasukkan isu sosial dalam tema pernikahan mereka.

  7. Pilihan hidup tanpa pernikahan: Meskipun pernikahan masih menjadi pilihan bagi banyak orang di generasi Z, ada juga yang memilih untuk hidup tanpa pernikahan dan lebih fokus pada karir, eksplorasi diri, atau hubungan tanpa label formal.

Penyiar

Komentar