Penggunaan Kalkulator Saat Ujian

  • 14 September, 2020
  • Yunus Hendry
Penggunaan Kalkulator Saat Ujian

(Taiwan, ROC) --- Program perencanaan kurikulum tahun 2019 mencanangkan  materi penggunaan kalkulator dalam mata pelajaran matematikan tingkat SMA. Namun demikian, Menteri Pendidikan – Pan Wen-chung (潘文忠) hingga hari ini belum merilis perizinan perihal penggunaan kalkulator saat mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.

20 tenaga pengajar yang tergabung dalam Asosiasi Penerimaan Mahasiswa Baru menyampaikan penolakan mereka terhadap penggunaan mesin kalkulator.

Hal tersebut dipandang berbeda oleh guru pengajar SMA di Taiwan. Mereka menyampaikan, jika penggunaan kalkulator tidak segera direalisasikan, maka dicemaskan akan menyia-nyiakan sepertiga materi pembelajaran yang ada saat ini.

Ji Zhi-chong (紀志聰), seorang pengajar di SMA Beimen Kota Tainan menerangkan, sepertiga dari materi pelajaran matematika di tingkat 11 (setara dengan SMA kelas 2) mengajarkan bagaimana menggunakan kalkulator. Di samping itu, mereka juga menyertakan fungsi trigonometri dan logaritma ke dalam 2 bab buku teks SMA tingkat 11.

Kurikulum baru telah dimulai semenjak 2 tahun lalu. Hingga saat ini hanya ada 16% SMA di Taiwan yang mengizinkan pelajarnya menggunakan kalkulator.

Salah seorang penulis kurikulum matematika yang juga merupakan dosen di Universitas Nasional Taiwan, Zhang Zhen-hua (張鎮華) menyampaikan, praktek penggunaan kalkulator menjadi sangat penting, karena akan merealisasikan teori yang terdapat dalam silabus matematika.

“Ini bagaikan menggunakan senjata di medan perang. Jika hanya paham teorinya saja, maka Anda hanya bisa membunuh musuh dengan tangan kosong”.

Lektor Kepala Departemen Matematika National Central University (NCU), Dan Wei-zhang (單維彰) menyampaikan, penggunaan kalkulator di beberapa negara maju sudah menjadi materi pokok pembelajaran mereka.

Negara-negara seperti Singapura dan Hong Kong juga mewajibkan para pelajarnya menggunakan kalkulator saat ujian. Korea Selatan bahkan tengah mempromosikan penggunaan kalkulator aljabar di saat pelaksanaan ujian masuk perguruan tinggi.

 

Komentar