:::

RTI Radio Taiwan InternationalRTI Radio Taiwan InternationalPart 3. Metaverse, Model Perekonomian Baru Nan Menjanjikan

  • 07 January, 2022
Perspektif
Part 3. Metaverse, Model Perekonomian Baru Nan Menjanjikan

Baca: Part 1. Metaverse, Model Perekonomian Baru Nan Menjanjikan

Baca: Part 2. Metaverse, Model Perekonomian Baru Nan Menjanjikan

(Taiwan, ROC) --- Para ahli percaya bahwa pengalaman merasakan dunia virtual akan lebih menarik dibandingkan dengan pelatihan tradisional di tempat kerja. Ini juga dapat meningkatkan memori peserta pelatihan, serta sangat efisien dalam memberikan keterampilan dan memperkenalkan prosedur baru.

 

Tantangan yang Tidak Mudah

Namun para ahli percaya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi sebelum mewujudkan inovasi Metaverse. Mantan insinyur IBM - Thomas Frey mengemukakan bahwa tantangan utama Metaverse adalah memungkinkan sejumlah besar pengguna dapat berinteraksi secara instan, serta dalam waktu bersamaan dapat mengatasi berbagai hambatan, misal bahasa, kelambatan atau masalah lainnya.

Guna mengatasi masalah ini, peralatan yang ada membutuhkan kemampuan komputasi perekaman digital dan gambar yang lebih memadai. Hal ini serta-merta akan memberikan tantangan tersendiri atau peluang bisnis bagi perusahaan pemroduksi chip, meliputi NVIDIA, AMD, atau Intel.

Di samping itu, sektor perindustrian pendidikan juga memiliki peluang baru untuk mempromosikan transformasi melalui Metaverse.

Seorang ahli Bank of America menyampaikan, "Konsep dasarnya berasal dari pembelajaran adaptif yang telah ada selama bertahun-tahun.

Di sektor pendidikan, Metaverse dapat melakukan penyesuaian yang lebih tepat sasaran, serta disesuaikan dengan respons setiap siswa terhadap mata pelajaran masing-masing. Misal mengadakan kuis atau menggelar aktivitas interaktif untuk mengurangi kebosanan para pelajar, dan memberikan penjelasan tambahan ketika siswa tidak mengerti. Hal ini akan sangat berguna bagi peningkatan pemahaman dan meningkatkan kesenangan belajar di dalam kelas".

Di bidang pendidikan tinggi, setiap universitas juga dapat mendesain kampus virtual mereka sendiri, dengan demikian jumlah mahasiswa yang bergabung juga akan meningkat drastis.

 

Kemungkinan Tiada Batas

Melalui inovasi Metaverse akan membuat mahasiswa yang mempelajari astronomi dapat menyaksikan fenomena galaksi dan mahasiswa sejarah dapat melihat Kapel Sistina dari dekat. Di bidang kedokteran dan telemedicine, Metaverse dapat digunakan untuk mengembangkan layanan medis baru.

Solusi digital untuk sektor layanan medis kini kian diminati, terutama di tengah penularan pandemi COVID-19 yang hampir merata di seluruh belahan dunia. Di samping itu, penggunaan platform e-commerce juga kian meningkat di saat manusia diminta untuk lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.

Bank of America percaya bahwa Metaverse akan menarik lebih banyak konsumen untuk berbelanja di dunia maya.

Pakar perusahaan analisis dan investasi Wisdom Tree - Benjamin Dean menambahkan, mata uang Metaverse pada masa mendatang akan digunakan bersamaan dengan mata uang dunia yang ada saat ini, misal USD atau Euro. “Di masa depan, perbedaan antara dunia virtual dengan dunia nyata akan semakin kabur”.

Penyiar

Komentar