close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

RtiFM Online Rabu - 2023-05-24

  • 24 May, 2023
Di Negeri Rantau - RtiFM Online Rabu

Pemkab Changhua Peduli Kesehatan Anak-anak

Berdasarkan hasil penelitian tentang “perilaku hidup bersosial” anak-anak pra sekolah, hampir 90% anak-anak sulit beradaptasi, sulit berkomunikasi dengan orang lain, maka pemerintah kabupaten Changhua meminta tim dokter dan ahli untuk mengamati kendala pertumbuhan anak-anak, berharap orang tua dan pihak sekolah semakin aktif berperan untuk perkembangan kesehatan anak.

Dr. Hsu Shou-dau (許守道) menerangkan, situasi saat ini mendapat pengaruh tingkat kelahiran anak yang berkurang, di rumah tidak sedikit orang tua, kakek dan nenek yang memanjakan cucu secara berlebihan, kondisi ini membuat anak tersebut “enggan bergerak” dan sulit beradaptasi saat di sekolah. (foto: yahoo.com)

Dinas kesehatan Pemkab Changhua menyampaikan, pihaknya siap merealisasikan “program peduli terhadap perkembangan mental anak-anak” dengan mengundang 35 dokter 27 klinik anak-anak, untuk membuat evaluasi terhadap anak-anak, apabila ada gejala maupun kelainan maka akan dialihkan pemeriksaan lebih lanjut.

Internet terputus, lalu mengamuk? Ketika ada anak SD, SMP di rumah yang memiliki gejala seperti gelisah, tidak tenang dan emosi pada saat internet tidak terhubung, apa yang harus diperbuat?

Menurut data yang ada, berkisar 5% - 8% anak-anak memiliki gejala ini hingga harus menjalani terapi perawatan.

Taipei City Hospital, Songde Branch dr. Lee wan-jen (李宛臻) menyampaikan, tidak sedikit anak kecanduan internet dan dibawa berobat oleh orang tua mereka, setelah diperiksa, ditemukan ada gejala hiperaktif dan sulit berkonsentrasi. Gejala tidak konsentrasi, hiperaktif ditambah dengan kecanduan internet, untuk perawatan tahap awal dengan obat, menunggu setelah situasi anak tenang dan mengamati sikap impulsif atau agresif dari sang anak menurun baru diajari untuk latihan mendisplinkan diri, bersikap tenang dalam menghadapi segala situasi sulit bukan menghindari masalah dan hanya berkutat dengan internet.

20 kasus terinfeksi Monkeypox

Pusat pencegahan dan pengendalian penyakit (CDC) kemarin (23/5) mengumumkan penambahan 20 kasus Monkeypox, diantaranya 17 penularan lokal, 3 penularan luar negeri, diantara 16 kasus di kawasan Utara, 1 kasus di Sentral dan 3 kasus di kawasan Selatan. Hingga saat ini jumlah kasus terinfeksi Monkeypox telah mencapai 111 kasus.

CDC mendata, hingga 22 Mei total ada 32.608 orang yang telah menerima vaksin Mpox, terbagi atas untuk dosis pertama ada 29.942 orang , yang telah melengkapi dosis ke-2 ada 2.666 orang.

CDC mengimbau, penularan Monkeypox cenderung terbatas, yang disebabkan karena hubungan intim, maka mengingatkan kepada warga untuk lebih berhati-hati saat bepergian ke kawasan yang rentan dengan penyakit ini. (sumber:tvbs)

Penyiar

Komentar