close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jalan-jalan 020124: Fo Guang Shan di Kaohsiung

  • 02 January, 2024
Jalan-jalan - RtiFM Online Selasa

Pada hari ini, 2 Januari 2024 topik-topik yang akan disampaikan antara lain: (1) Blue Box Café milik Tiffany & Co. dibuka di Taipei, (2) wisata bunga bokor atau hydrangea di Neihu  (3) cuti bersama tahun 2024, (4) pekerja asing dilarang ikut Pemilu Taiwan, dan (5) info menarik terkait Fo Guang Shan di Kaohsiung

Restoran “Kotak Biru” dari Tiffany & Co Dibuka di Taipei

Blue Box Café milik Tiffany & Co. dibuka di Taipei, menampilkan menu yang dikurasi oleh koki berbintang Michelin.

Tiffany & Co. meluncurkan Blue Box Café di Taiwan,  menjadi yang ketiga di dunia setelah New York dan Dubai dan menjadi yang pertama di Asia, berlokasi di lantai dua A9 Xinyi Xintiandi di Shin Kong Mitsukoshi. Terinspirasi oleh ikon andalan New York Fifth Avenue, Blue Box Café Taipei menawarkan surga mewah yang dihiasi dengan ciri khas merek Tiffany Blue.

Para tamu akan disambut oleh ruang indah bermandikan warna yang menenangkan, dengan furnitur dan aksesori yang mencerminkan palet warna klasik. Meja dengan peralatan makan Tiffany T True, dibuat dari porselen Limoges, menambah sentuhan elegan.

Pada saat yang sama, instalasi mirip berlian karya seniman Molly Hatch berkilau dengan warna perak dan putih, mencerminkan cakrawala kotak biru yang romantis.

Menunya merupakan perpaduan cita rasa lokal Taiwan dan pengaruh oriental, yang dikurasi oleh koki berbintang Michelin, Lam Ming King. Pengunjung dapat memilih dari sarapan, afternoon tea, dan menu set musiman, tapi afternoon tea digadang-gadang menjadi unggulan cafe ini. 

Reservasi sangat disarankan.

Blue Box Cafe di Taiwan (foto: Money UDN)

Hamparan Bunga Hydrangea Tengah Bermekaran di Taipei
Puluhan ribu bunga hydrangea kini tengah bermekaran di "Dagouxi Ecological Water Control Park" di Neihu, Taipei, membentuk karpet bunga yang indah. 
Tidak hanya itu, di tempat tersebut juga ada tambahan beberapa instalasi berbentuk kelinci yang lucu, membuat Anda dapat berfoto bersama dengan lebih cantik.
Taman bunga ini sejatinya dapat Anda saksikan hingga pertengahan Februari. Jika tertarik, silakan naik transportasi umum MRT Line Coklat (Wenhu Line) dan turun di Stasiun Dahu Park. Jalan sekitar 15 menit.

Kebun bunga bokor atau hydrangea di Neihu (foto: Taipei Hydraulic Engineering Office)

Cuti Bersama Tahun 2024 Berkurang? Ternyata ada yang Merasa Biasa Saja Lho!

Cuti bersama di tahun 2024 dikurangi oleh pemerintah Taiwan demi mengurangi kelas atau hari kerja pengganti. Terkait dengan hal tersebut, grup Facebook “Kaohsiungtien" mengompilasi kalender 2024 dan memberikan festival-festival penting sebagai referensi. Warganet pun memperhatikan, di tahun 2024 ada 4 libur panjang dan 1 hari kerja atau kelas pengganti.

Dalam keterangannya, tidak akan ada hari libur berturut-turut untuk Hari Nasional dan Festival Pertengahan Musim Gugur 2024. Bagi yang ingin mendapatkan libur tambahan, Anda harus mengajukan cuti tersendiri. Adapun keterangan lengkap terkait hari libur 2024 antara lain:

Libur panjang:

Tahun Baru 3 hari  : 30 Desember – 1 Januari

Imlek     7 hari  : 8 Februari – 14 Februari (17 Januari kelas/hari kerja pengganti)

QingMing & Hari Anak 4 hari: 4 – 7 April

Festival Perahu Naga 3 hari : 8 – 10 Juni

Terkait dengan libur panjang yang lebih sedikit dibandingkan tahun 2023, beberapa warganet Taiwan pun menanggapinya dengan gembira, “tidak ada libur panjang, tidak perlu ganti hari kerja,” “”yeah…akhirnya tidak perlu banyak liburan yang mengganggu,” “aku tidak mengerti apa bagusnya hal itu, tahun 2023 jika tidak mau lembur, maka harus menggunakan cuti tahunan, tahun 2024 jika ingin libur panjang, tinggal gunakan cuti tahunan.” Namun, kenyataan ini tidak berlaku untuk 2 jenis orang, “industri makanan tetap tidak libur, masih sangat sibuk.” “yang kerja dengan jadwal tidak ada bedanya,” ada pula yang berkata, bahwa dirinya mengganti hari kerja di tahun 2023 dengan sangat mengerikan.

Salah satu bagian kalender 2024 di Taiwan yang menyatakan adanya hari kerja-kelas pengganti (foto: DGBAS)

Pekerja Asing Dilarang Ikut Pemilu Taiwan, Pelanggar akan Dikenakan Denda dan Pencabutan Izin Kerja

Badan Pengembangan Tenaga Kerja (WDA) Kementerian Tenaga Kerja pada hari Rabu (27 Desember) mengeluarkan peringatan kepada pekerja asing untuk tidak ikut serta dalam pemilu pada hari pemilu Taiwan karena hal tersebut dapat mengakibatkan denda maksimum sebesar NT1 juta (US$32.500) dan pencabutan izin kerja mereka.

WDA mengunggah infografik di grup LINE-nya yang mengatakan bahwa Pemilihan Umum Taiwan 2024 akan diadakan pada 13 Januari dan pada hari itu adalah ilegal bagi pekerja asing untuk berpartisipasi dalam “pekerjaan pendukung pemilu.” Ia kemudian mengutip peraturan yang tercantum dalam Pasal 56 Undang-Undang Pemilihan dan Pemanggilan Pejabat Publik (公職人員選舉罷免法).

Undang-undang tersebut menyatakan bahwa partai politik atau individu tidak boleh terlibat dalam pekerjaan terkait pemilu sebelum jam 7 pagi atau setelah jam 10 malam. Pada hari pemilu, tidak seorang pun diizinkan melakukan pekerjaan pemilu, seperti "menyebarkan pamflet, mengirim pesan teks, atau mempublikasikan informasi terkait."

Selain itu, partai politik dan perseorangan dilarang menghalangi partai politik atau kandidat lain dalam melaksanakan kegiatan pemilu. Warga negara asing atau penduduk Tiongkok, Hong Kong, atau Makau tidak dapat diundang untuk mengambil bagian dalam kegiatan yang dilarang dalam Pasal 45, seperti menyampaikan pidato untuk kandidat, memberikan dukungan publik, ikut serta dalam rapat umum, atau meminta suara.

Berdasarkan Pasal 110, individu yang melanggar Pasal 56 akan dikenakan denda antara NT$100.000 hingga NT$1 juta. WDA menambahkan bahwa pekerja asing yang melanggar peraturan ini juga dapat dicabut izin kerjanya sesuai dengan Undang-Undang Layanan Ketenagakerjaan (就業服務法).

Mereka juga akan menghadapi deportasi ke negara asal mereka dan larangan bekerja di Taiwan di masa depan.

Larangan bagi para pekerja asing untuk terlibat dalam Pemilu Taiwan (foto: 1955)

Topik Utama: Fo Guang Shan

Fo Guang Shan (FGS) (Hanzi: 佛光山; Pinyin: Fó guāng shān; menyala. 'Gunung Cahaya Buddha') adalah organisasi Buddha Mahāyāna Tiongkok internasional dan ordo monastik yang berbasis di Taiwan yang mempraktikkan Buddhisme Humanistik. 

Transportasi:

  • Naik THSR ke Stasiun Zuoying, transfer Bus Kota Kaohsiung Harvard Express E02 ke halte Fo Guang Shan.
  • Naik TRA ke Stasiun Fongshan, transfer Bus Kota Kaohsiung Dashu Blessing ke halte Fo Guang Shan.

Bagaimana sejarah berdirinya Fo Guang Shan dan bagaimana ordo Budha ini kemudian bisa menyebar luas, serta apa saja pelayanannya? Yuk dengarkan siaran ini untuk selengkapnya.

Fo Guang Shan di Kaohsiung (foto: Wikipedia)

Penyiar

Komentar