close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jiwa Muda 120224 - Menetap di Hotel lebih Murah daripada Rumah?

  • 12 February, 2024

Dalam acara hari ini, informasi-informasi yang akan dibahas antara lain (1) Festival Lentera Taiwan di Tainan, (2) pameran sejarah "Melampaui 1624" di Tainan, (3) bunga sakura dengan Alishan Forest Railway, dan (4) menetap di hotel mewah, padahal punya 6 properti.

Festival Lentera Taiwan di Tainan

Festival Lentera Taiwan 2024 di Tainan, sebuah pameran lentera dan instalasi lampu luar ruangan berskala besar untuk merayakan Festival Lentera yang dilaksanakan pada 24 Februari, namun Sebagian pameran telah dibuka pada Sabtu malam (3 Februarai).

Festival yang didukung Administrasi Pariwisata di Tainan, pertama kali diadakan di kota ini dalam 16 tahun, merayakan Tahun Naga dalam zodiak Tiongkok dengan lentera naga setinggi 22 meter sebagai pusatnya.

Bagian tengahnya, dirancang oleh seniman Peng Li-chen (彭力真), memiliki gaya agung dan terinspirasi oleh naga terbang di pilar Kuil Grand Mazu Tainan, juga dikenal sebagai Kuil Ratu Agung Surga.

Pameran di festival ini tersebar di dua bagian, satu di Distrik Anping dan yang lainnya di dekat stasiun kereta kecepatan tinggi.

Meskipun yang pertama dimulai pada Sabtu malam, yang terakhir tidak akan dibuka hingga 24 Februari.

Festival Lentera Taiwan 2024 di Tainan (foto: Pemerintah Kota Tainan)

Pameran 'Melampaui 1624' mengungkap sejarah Taiwan abad ke-17

Museum Nasional Sejarah Taiwan (NMTH) di Tainan telah membuka pameran terbesarnya yang bertajuk "Melampaui 1624: Taiwan dan Dunia" yang menghidupkan sejarah Taiwan abad ke-17.

Tahun 1624 adalah tahun yang penting bagi Taiwan. Pada saat itu, dua kekuatan maritim besar – Belanda dan Spanyol – hidup berdampingan di Taiwan, dengan Belanda di selatan dan Spanyol di utara, katanya.

Taiwan juga sangat terlibat dalam jaringan perdagangan internasional dan memperluas interaksinya dengan dunia luar.

Pameran ini dibagi menjadi lima bagian yang mengeksplorasi tema-tema spesifik, mulai dari lokasi geografis Taiwan dan hubungannya dengan dunia luar hingga “karakter kelautan” Taiwan yang kaya dan beragam.

Salah satu pameran yang paling menonjol menampilkan sebuah buku yang berasal dari tahun 1646 berjudul “Asal Usul dan Perkembangan Perusahaan Hindia Timur Belanda,”

Ini berisi bab yang merinci upaya Wijbrand van Waerwijk di dalam perusahaan, termasuk eksplorasi peluang perdagangan di Kepulauan Penghu di lepas pantai barat Taiwan serta di Tiongkok.

Sorotan lainnya adalah lukisan yang dipamerkan di Taiwan untuk pertama kalinya. Berjudul "Misionaris Robertus Junius Berkhotbah dan Membaptis di Desa Siraya Soulang", film ini menggambarkan misionaris Belanda Robertus Junius, yang berkhotbah di Tainan dari tahun 1629 hingga 1643.

Prasasti pada lukisan pinjaman, yang disediakan oleh seorang pemilik swasta Belanda, berbunyi, "Pameran pakaian, figur, dan perkumpulan umat Kristiani Baru di Formosa, di desa Soulang, sementara firman Tuhan diberitakan dalam bahasa mereka sendiri oleh Menteri Robertus Junius, pada tahun 1643, Dilukis di sana oleh orang Tionghoa."

Sejak abad ke-16, orang-orang Eropa menyebut Taiwan sebagai Formosa, sebuah istilah yang berarti "pulau yang indah".

Pameran yang dibuka hingga 30 Juni ini menyediakan terjemahan bahasa Inggris untuk deskripsi setiap item.

Pameran "Melampaui 1624" di Museum Nasional Sejarah Taiwan (foto: CNA)

Kenikmatan bunga sakura di Taiwan: perjalanan eksklusif Alishan Forest Railway

Kereta Api Hutan Alishan membuka peluang menarik bagi para pecinta alam dengan perjalanan yang menjanjikan pemandangan bunga sakura yang menakjubkan dari kenyamanan gerbong kayu cemara Hinoki yang ikonik.

Perjalanan eksklusif tersedia dalam empat slot, dua pada 11 Maret dan dua pada 18 Maret, dengan detail tambahan akan diungkapkan nanti. Setiap sesi menampung 80 kursi, dan tarif NT$2,399 (US$76) sudah termasuk tiket, hadiah peringatan, dan biaya pemandu wisata.

Kereta sewaan akan berangkat dari Stasiun Zhaoping di Kotapraja Alishan Kabupaten Chiayi, menjelajahi lokasi yang kurang dikenal di Kawasan Rekreasi Hutan Nasional Alishan untuk mendapatkan kesempatan berfoto yang indah. Fotografer alam terkenal Huang Yuan-ming (黃源明), yang telah mendedikasikan tiga dekade untuk mengabadikan keindahan Alishan, akan memandu ekspedisi tersebut.

Bunga sakura dengan kereta uap di Alishan (foto: Taman Nasional Alishan)

Topik Utama: Keluarga Yang Milih “Ngontrak” Selama di Hotel Mewah, Padahal Punya 6 Properti

Sebuah keluarga secara umum tentu akan menetap di sebuah rumah. Jika tidak mampu atau mengalami keterbatasan finansial, banyak keluarga yang memilih untuk menyewa atau mengontrak rumah. Namun, sebuah keluarga di Daratan Tiongkok, kini lebih memilih untuk tinggal dan menetap di hotel mewah, padahal mereka memiliki 6 properti lain.

Mengapa mereka memutuskan hal tersebut? Apakah keputusan mereka tepat? Dengarkan acara ini untuk keterangan lengkapnya.

Ilustrasi hotel (foto: Booking.com)

Penyiar

Komentar