:::

Dua Sisi - 2022-11-09

  • 09 November, 2022

~ Perkara kabel yang bikin sebel

Di jaman yang serba maju ini, teknologi dari berbagai sektor terus mencari inovasi terbaru demi mendukung hidup manusia dan membawanya ke taraf hidup yang lebih layak dan lebih baik lagi, bayangkan seberapa banyak kecanggihan teknologi di jaman sekarang yang semakin memudahkan hidup manusia dalam beraktivitas. 20 tahun lalu di rasa dalam dunia komunikasi yang masih begitu banyak hambatan dan kendala dalam mempermudah manusia untuk berkomunikasi, semakin di ingat akan semakin bikin kita nostalgia juga dikala premi abudemen telepon rumah melonjak akibat telepon interlokal dari luar kota. jaman sekarang dengan hanya mengandalkan koneksi daring via applikasi medsos, kita semua menjadi terhubungkan satu dengan yang lain, tentunya di bantu dengan ponsel pintar yang sudah di miliki hampir oleh seluruh umat manusia di bumi ini.

 

Bicara soal ponsel, jaman semakin maju kabel konektor pengisi daya pun menjadi lebih banyak lagi. semakin banyak gadget yang kau miliki tentu akan semakin bertambah juga koleksi kabel pengisi daya, semua ini demi mempastikan agar gadget kesayangan selalu terisi baterai setiap saat.

 

bukan hanya kabel saja, kecanggihan teknologi pun sudah menjadikan kita sebagai penonton dari evolusi pengembangan jenis kabel penghantar data dari yang paling jadul hingga yang paling keren. bedanya apa toh? banyak sekali, yang pertama tentu bedanya adalah sebuah kabel yang dapat menghantarkan arus listrik dan data dengan jumlah yang lebih banyak lagi di bandingkan rilisan sebelumnya. ngga percaya? yuk kita liat evolusi perkembangan kabel pengisi daya perangkat masa kini.

 

Secara umum, kita lebih mengenal USB berdasarkan versi dibanding tipe. Versi USB meliputi USB 1.0, USB 2.0, USB 3.0 terakhir USB 3.1. Sementara tipe USB terdiri A, B dan paling baru C.

 

~ Versi USB

 

-. USB 1.1

Dirilis pada Agustus 1998, ini merupakan versi USB yang banyak diadopsi banyak produk konsumer. Kecepatan yang ditawarkan mencapai 12 Mbps.

 

-. USB 2.0

Dirilis pada April 2000, menawarkan kecepatan maksimal 480 Mbps pada mode Hi-Speed atau 12Mbps pada mode Full-Speed. Memiliki output daya 2,5V dan 1,8A.

 

-. USB 3.0

Rilis pada November 2008, USB 3,0 menawarkan kecepatan 5 Gbps di mode SuperSpeed. Konektor USB 3.0 biasanya berwarna biru. Memiiki output daya 5V dan 1,8A. USB 3.0 tetap bisa membaca versi 2.0 dan 1.1

 

-. USB 3.1

Diperkenalkan pada Juli 2013, memiliki kecepatan dua kali dari USB 3.0, yakni 10Gbps. Setara dengan Thunderbolt. USB 3.1 memiliki tiga pilihan output daya, yakni 2A pada 5V (untuk perangkat yang mengonsumsi daya hingga 10W), 5V pada 12V (60W) dan 20V (100W).

 

 

~ Tipe USB

 

>. Tipe A

USB tipe A dikenal sebagai USB standar yang memiliki bentuk flat dan persegi panjang. USB tipe ini memiliki konektor 'wanita' berperan sebagai host yang ditempatkan di desktop, laptop, konsole game. Ada pula konektor 'laki-laki' yang ditempatkan pada ujung kabel untuk dicolokkan pada host.

 

Meskipun berbeda versi, namun semua dapat didukung oleh USB tipe A. Artinya begini, konektor Tipe A akan selalu kompatibel meskipun perangkat maupun host menggunakan USB versi yang berbeda. Sebagai contoh, eksternal hardisk USB 3.0 dapat terbaca pada port USB 2.0 di komputer.

 

>. Tipe B

Biasanya, konektor tipe B merupakan ujung kabel kabel USB Standar yang dihubungkan ke perangkat semacam printer, telepon dan ekternal hardisk. Tipe B juga memiliki konektor 'laki-laki' yang berada di kabel, dan konektor 'wanita' yang menjadi port di perangkat.

 

Sejak perangkat periperal memiliki bentuk bervariasi, konektor tipe B juga hadir dalam berbagai bentuk dan desain. Hingga saat ini sudah ada lima desain yang populer digunakan. Meski demikian di bagian salah satu ujung kabel tetap menggunakan USB tipe A. Lima desain tersebut yakni

 

a. Standar

Desain ini pertama kali dibuat untuk USB 1.1 dan juga digunakan USB 2.0. Kebanyakan digunakan perangkat berukuran besar, seperti printer dan scan.

 

b. Mini USB

Bentuknya kecil, Mini USB digunakan banyak perangakat portabel jadul, seperti kamera digital dan ponsel.

 

c. Micro USB

Sama kecil dengan Mini USB, banyak digunakan di perangkat smartphone dan tablet terbaru.

 

d. Micro-USB 3.0

Banyak digunakan oleh perangkat portable USB 3.0. Ciri khasnya di bagian ujung kabel, port USB tipe A dibuat berwarna biru

 

e. Standar-B USB 3.0

Desainnya sama dengan desain Standar. Hanya saja untuk mendukung kecepatan USB 3.0. Ujung portnya pun dibuat berwarna biru.

begitu banyaknya pilihan dan opsi dari setiap perusahaan yang berbeda, tentunya akan berimpak kepada pilihan yang di pakai oleh perusahaan tersebut. berikut dengan output dan kinerja sebuah produk yang tentunya akan berdampak pada pilihan jenis kabel USB yang akan di pakai.

 

pada saat ini, terdapat sebuah perang antar 2 kubu berbeda dari 2 ekosistem yang berbeda pula. singkatnya pengguna ekosistem apple, dengan rilisan produk seperti macbook, ipad, iwatch, iphone, DLL dimana penggunanya di dunia juga sangatlah banyak.

 

berikutnya dengan para pengguna ekosistem android, tentu dengan pilihan kabel USB yang berbeda tentunya. kalau di pilah terdapat 2 perang penting antar kubu pengguna USB C dan kabel Lightning dari apple.

 

pantau terus yukss…

Penyiar

Komentar