:::

RTI Radio Taiwan InternationalRTI Radio Taiwan InternationalDua Sisi - 2022-06-22

  • 22 June, 2022

badan punya berat badan, jiwa punya berat jiwa?

Sebuah penelitian yang cukup unik dan aneh dalam dunia medis, penemuan yang sangat kontroversif bagi dunia pengobatan. teori yang menyatakan bahwa setelah manusia meninggal, maka Jiwa dari seseorang yang telah meninggal akan memiliki berat massa.

jiwa ini pun memiliki berat massa-nya dalam ruang dan waktu di bumi, 21 Gram adalah sebuah penelitian yang cukup di rasakan banyak pengamat serta para ahli sebagai sebuah penelitian yang kurang etis serta cacat akan kesimpulan yang disertakan.  artikel ilmiah ini pun sempat di publikasikan dalam sebuah artikel ilmiah pada tahun 1907 oleh Duncan MacDougall, seorang dokter yang berasal dari HaverHill - Massachusetts. MacDougall yakin dan percaya bahwa Jiwa manusia memiliki beratnya dalam dunia ini, dirinya mencari berbagai cara untuk memastikan bahwa orang yang meninggal ( proses dimana tubuh yang hampir mati, jiwa akan keluar dari tubuhnya ) akan kehilangan berat badan yang cukup signifikan ketika jiwanya pergi dan meninggalkan tubuhnya.

Dengan percobaan yang melibatkan 6 pasien yang sudah dalam kondisi sekarat dan siap untuk melakukan perjalanan terakhir di muka bumi ini, maka dari penelitian inilah MacDougall mendapatkan sebuah angka 21 Gram yang di dapatkan dari ke 6 pasien. sekaligus menyimpulkan bahwa angka tersebut adalah berat secara fisik dari jiwa manusia. uniknya hasil dari riset ini pun di jadikan sebagai pegangan dan bukti ilmiah oleh beberapa organisasi religi yang membuktikan bahwa Jiwa Manusia betul memiliki berat Massa dan akan pergi meninggalkan tubuhnya dalam kondisi meninggal.

Tidak sedikit dari beberapa komunitas yang merasa ini adalah sebuah terobosan baru, sebuah penemuan baru yang menyatakan bahwa betul ada sebuah dimensi baru pra-kematian. rentetan uji coba di lakukan dalam perjalanan manusia yang berakhir dengan kegelapan.

Langsung di simak yows. 

Penyiar

Komentar