:::

Simulasi Militer Tiongkok Di Perairan Teritorial Taiwan, Hanya Berjarak 20 KM Dari Pelabuhan Kaohsiung

  • 04 August, 2022
Kedai RTISI
Simulasi Militer Tiongkok Di Perairan Teritorial Taiwan, Hanya Berjarak 20 KM Dari Pelabuhan Kaohsiung

(Taiwan, ROC) --- Berita kunjungan Ketua DP AS, Nancy Pelosi telah menarik perhatian mata dunia. Menilik laporan BBC, otoritas RRT percaya bahwa kunjungan Nancy Pelosi adalah tindakan provokatif. Pihak RRT juga telah mengumumkan untuk menggelar sejumlah latihan militer dengan menggunakan peluru asli.

Menurut pengumuman yang dirilis oleh Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok, lokasi simulasi militer kali ini akan berada di 6 titik di sekitar Selat Taiwan. Lokasi terdekat berada di laut lepas Kota Kaohsiung, dengan jarak yang hanya berkisar 20 KM dari Pelabuhan Kaohsiung.

Ahli militer menyampaikan, perencanaan simulasi militer oleh RRT di perairan yang termasuk ke dalam zona kedaulatan Taiwan adalah tindakan yang provokatif.

Perbuatan tersebut juga dapat dinilai sebagai tindakan agresi, sebagaimana yang didefinisikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Simulasi militer yang akan dilakukan Tiongkok selama beberapa hari ke depan telah melanggar kedaulatan teritorial perairan Taiwan. RRT akan menggelar simulasi militer di 6 titik, dan yang terdekat hanya berjarak 20 KM dari Kaohsiung.

Menteri Pertahanan Nasional (MND) merilis pengumuman bahwa 3 angkatan nasional telah memasuki periode persiapan tempur.

Semenjak pukul 08:00 pagi hari, kapal-kapal perang telah berkumpul di Pelabuhan Militer yang terletak di Zuoying, Kaohsiung, meliputi 4 kapal perang La Fayette-class frigate, 4 kapal perang Ching Chiang-class dan dua kapal selam Hai Pao.

Semenjak pagi hari, 2 kapal La Fayette-class frigate telah pergi melaut, kemudian diikuti dengan kapal selam Hai Pao.

Kapal-kapal ini adalah kapal perang untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan terjadinya pertempuran.

Kapal-kapal perang ini diperintahkan untuk berjaga di pos masing-masing, guna menanggapi simulasi militer yang akan dilakukan oleh Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok di enam titik dekat Selat Taiwan.

Otoritas Beijing juga telah merilis pemberitahuan bahwa dalam simulasi kali ini, pihaknya akan melepaskan peluru asli.

Dari keenam titik tersebut, yang paling terdekat berada di perairan Kaohsiung, yaitu hanya berjarak 20 KM dari Pelabuhan Kaohsiung.

Peneliti Taiwan Strategy Research Association, Chang Ching (張競) mengatakan, "Tujuan utama mereka adalah membuat masyarakat Taiwan merasa... Membuat masyarakat Taiwan merasakan kekuatan intimidasi mereka. Sehingga mengguncang stabilitas ketenangan masyarakat Taiwan. Ini adalah harapan sebenarnya dari Daratan Tiongkok, yaitu menerapkan metode operatif kognitif kepada Taiwan."

Menanggapi pemberitaan yang kini tengah ramai diperbincangkan, warga yang bermukim di dekat Pelabuhan Kaohsiung merasa bahwa kemungkinan terjadi perang sangat kecil atau bahkan tidak ada.

Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan telah meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan. Guna menghadapi intimidasi dari RRT, personil Tentara Nasional kini telah bersiaga penuh di pos masing-masing menjamin keselamatan seluruh warga.

 

 

Penyiar

Komentar