:::

Menjelang Festival Perahu Naga, Bakcang Khusus Produksi Xiluo Ramai Dipesan Warga

  • 13 May, 2022
Kedai RTISI
Menjelang Festival Perahu Naga, Bakcang Khusus Produksi Xiluo Ramai Dipesan Warga

(Taiwan, ROC) --- Festival Perahu Naga yang juga identik dengan makan bakcang ini, akan tiba sebentar lagi. Guna mempromosikan produk pertanian lokal, organisasi di Yunlin meluncurkan bakcang khusus yang menggunakan varietas padi emas yang ditanam di kawasan Xiluo.

Bakcang khusus ini rencananya hanya akan tersedia sebanyak 50.000 bungkus, dan telah diborong oleh para warga.

Di samping itu, asosiasi petani Yunlin lainnya juga meluncurkan bakcang yang dikombinasikan dengan buah nanas. Karena ekspor buah nanas yang menurun pada tahun ini, maka para petani pun membeli 8.000 buah nanas yang akan dimasak bersama beras ketan, untuk dijadikan bakcang.

Pada tahun lalu, produk bakcang yang diisi dengan buah nanas ludes terjual sebanyak 15.000 bungkus hanya dalam beberapa jam saja.

Untuk mengulang kesuksesan yang sama, para petani pun akan kembali membuat bakcang dengan buah nanas

Ditjen Asosasi Pertanian, Huang Kuo-chou (黃國洲) mengatakan, “Kami telah membeli 8000 buah nanas untuk dibungkus di dalam bakcang, dengan menggunakan ketan hitam dan ketan putih produksi Zhuoshui River.”

Karena ekspor nanas tahun ini mendapat penangguhan, maka para petani memanfaatkan buah tersebut untuk disertakan bersama dengan bakcang. Siapa yang sangka, jika respons dari masyarakat cukup positif. Untuk tahun ini, para petani menambah jumlah pesanan hingga mencapai 20.000 bakcang.

Di samping itu, asosiasi pertanian di Xiluo juga akan meluncurkan bakcang edisi khusus untuk perayaan Festival Perahu Naga tahun ini, yakni dengan menggunakan padi emas.

Siapa yang menyangka, jika jumlah pesanan tahun ini ludes terjual hanya dalam beberapa jam.

Awalnya, para petani menargetkan jumlah bakcang dengan padi emas akan dibuka sebanyak 50.000 pesanan. Dan siapa yang menduga, jika angka tersebut meningkat menjadi 60.000, hanya dalam satu hari.

Sekjen Asosiasi Pertanian Shen Pei-sheng (沈培昇) mengatakan, “Kami dulu pernah meminta bantuan ke jasa pengantar makanan untuk membungkus. Namun, teknik yang digunakan berbeda, sehingga membungkusnya sering salah. Oleh karena itu, kami tetap meminta karyawan tetap kami untuk membungkus.”

Sekretaris dari asosiasi pertanian bersangkutan menyampaikan, produksi padi emas juga mengalami penurunan. Hanya ada sekitar 1.200 kilogram padi emas yang dapat dipanen dari satu bidang tanah. Stok yang tersedia juga sudah menipis sedari awal.

Oleh karena itu, pihak pertanian setempat memutuskan untuk memproduksi bakcang beras emas sebanyak 50.000 bungkus. Bagi warga yang tidak kebagian tahun ini, maka bisa mencoba kembali pada tahun mendatang.

Penyiar

Komentar