:::

Referendum 18 Desember 2021, Tolak Ukur Kinerja Pemerintah Pusat

  • 27 October, 2021
Kedai RTISI
Referendum 18 Desember 2021, Tolak Ukur Kinerja Pemerintah Pusat

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 18 Desember 2021 mendatang, warga Taiwan akan melakukan pengambilan suara referendum terhadap 4 topik utama, masing-masing menolak impor daging babi ractopamine, terumbu alga, pengoperasian PLT Nuklir 4 dan pelaksanaan pemilu berbarengan dengan referendum.

Partai oposisi KMT pun terus berupaya agar referendum ini dapat benar-benar dilaksanakan. Di lain pihak, partai berkuasa DPP menganggap referendum kali ini sebagai tolak ukur atau momen pembelajaran penting terkait program pembangunan yang tengah dijalankan oleh mereka.

Bahkan tersiar kabar, Presiden Tsai Ing-wen akan turun ke kawasan pedesaan, guna menjelaskan maksud dari pelaksanaan referendum kali ini.

Anggota Legislator Partai DPP Liu Shyh-fang (劉世芳) mengatakan, “Tim pemerintahan yang dipimpin oleh presiden. Saya rasa, Beliau perlu untuk memberi tahu seluruh masyarakat dengan jelas.”

Anggota Legislator Partai DPP Chao Tien-lin (趙天麟) mengatakan, “Presiden kami juga menjabat sebagai Ketua Partai. Seluruh (anggota) partai DPP akan berupaya untuk melakukan yang terbaik dalam mempromosikan hal ini. Jika Kaohsiung menjadi tempat pemberhentian pertama kami, saya rasa warga Kaoshiung akan menyambut dengan hangat.”

Pada bulan April silam Presiden Tsai Ing-wen bertemu dengan Asosiasi Perlindungan Lingkungan, guna mendiskusikan polemik terumbu alga, yang mana ini masuk dalam referendum bulan Desember mendatang.

Selain terumbu alga, referendum mendatang juga mencakup isu impor daging babi mengandung senyawa ractopamine, pengoperasian PLT Nuklir 4 dan pelaksanaan pemilu presiden dengan referendum secara bersamaan.

Warga Taiwan akan menggelar pemungutan suara referendum pada tanggal 18 Desember 2021, dan hasilnya dapat diketahui publik pada tanggal 24 Desember 2021.

Anggota Legislator Partai KMT Chen Yu-chen (陳玉珍) mengatakan, “Metode yang diadopsi oleh KMT tetap sama, bukannya PM Su Tseng-chang berencana untuk mempromosikannya? Faktanya, kami tengah bersiap-siap untuk pergi ke pedesaan dan mensosialisasikannya.”

Pihak partai DPP akan melihat hasil referendum mendatang sebagai salah satu tolak ukur untuk kebijakan atau program pembangunan yang telah diwacanakan.

 

 

Penyiar

Komentar