:::

Kasus “Tukar Wajah” Xiao Yu, Polisi Mengantongi 80 Daftar Nama Korban

  • 21 October, 2021
Kedai RTISI
Kasus “Tukar Wajah” Xiao Yu, Polisi Mengantongi 80 Daftar Nama Korban

(Taiwan, ROC) --- Youtuber Taiwan dengan jutaan subsciber Xiao Yu (小玉) ditangkap petugas berwenang setelah terbukti menggunakan teknologi AI, yaitu “Deepfake”, untuk menukar wajah pemain film dewasa dengan tampang selebriti dan tokoh politik dalam negeri. Saat ini, polisi telah menahan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai sebesar NT$ 10 juta dan 80 daftar nama yang diduga menjadi korban dari Xiao Yu.

Pengacara menuturkan, para korban dapat mengklaim kerugian reputasi dan pelanggaran penggunaan hak potret kepada Xiao Yu. Atas perbuatannya, Xiao Yu harus membayar sejumlah kerugian dalam jumlah fantastis di masa mendatang.

Tim investigasi menuturkan, untuk menonton video tersebut, para pengguna harus membayar uang keanggotaan terlebih dahulu sebesar NT$ 400. Dengan NT$ 400, pengguna dapat menikmati 50 video dengan durasi 5 menit. Bagi mereka yang ingin menyaksikan dalam durasi yang panjang, maka harus “mengupgrade” keanggotaan mereka, dengan tarif yang lebih mahal.

Di samping itu, Xiao Yu juga menawarkan keanggotaan VIP, dengan tarif mencapai NT$ 1900.

Aparat yang menangani kasus ini menyampaikan, setidaknya ada 4.500 orang yang pernah membeli keanggotaan Xiao Yu.

Dari transaksi gelap ini, Xiao Yu berhasil meraup keuntungan hingga puluhan juta dolar Taiwan. Setidaknya ada 80 orang yang menjadi korban dari perbuatan Xiao Yu. Ke depannya, nilai kompensasi yang harus ditanggung Xiao Yu akan jauh lebih besar dari keuntungan yang sudah diperolehnya.

Pengacara Liu Wei-ting (劉韋廷) mengatakan, “(Para korban) menggunakan potret mereka pribadi

untuk dipergunakan dalam iklan atau promosi akan memperoleh bayaran. Ini dapat dijadikan sebagai bukti. Berapa besar nilai potret saya?. Orang-orang ternama ini , reputasi mereka tentu sangat berharga. Jadi jumlah kompensasi akan relatif tinggi.”

Guna mencegah video tidak terpuji tersebut beredar kian luas, pihak Facebook juga telah merilis pernyataan resmi mereka yang meminta agar para pengguna tidak mengunggah gambar atau video senonoh.

Pihak kepolisian juga akan menginvestigasi pelaku dari pengguna inovasi “ganti wajah” lainnya di dunia maya.

 

Penyiar

Komentar