:::

Infeksi COVID-19 Pecah di TK Kota New Taipei, Otoritas Setempat Memperketat Prosedur Pencegahan Epidemi

  • 08 September, 2021
Kedai RTISI
Infeksi COVID-19 Pecah di TK Kota New Taipei, Otoritas Setempat Memperketat Prosedur Pencegahan Epidemi

(Taiwan, ROC) --- Infeksi penularan di klaster Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota New Taipei setidaknya telah memapari 15 orang, meliputi guru, murid dan orang tua murid. Penularan di klaster ini dicemaskan akan terus meluas dengan kasus baru yang akan terus bertambah.

Otoritas Kota New Taipei pun menggelar rapat darurat, kemudian memutuskan untuk menangguhkan kegiatan belajar-mengajar selama 14 hari di TK terkait. Selain TK yang terletak di Distrik Banchiao, masih ada beberapa SD lainnya yang diminta untuk memberhentikan kegiatan belajar selama 3 hari.

Ini meliputi SD di Distrik Zhonghe dan Kota Taipei, dikarenakan ada beberapa siswa dari TK di Banchiao yang mengunjungi sekolah lainnya. Dan karena instruksi penangguhan ini diumumkan secara tiba-tiba, membuat banyak orang tua yang kewalahan atau tidak menerima pemberitahuan terkait.

Instruksi untuk menangguhkan kegiatan belajar mengajar akibat penularan di klaster TK Kota New Taipei, baru diumumkan pada sore hari sekitar pukul 18:00. TK di Banchiao saat ini telah diminta untuk meliburkan sekolah mereka selama 14 hari. Di samping itu, masih ada 3 SD dan lembaga penitipan anak yang juga diminta untuk libur selama 3 hari.

Infeksi di TK Kota New Taipei juga merambah hingga ke kawasan Kota Taipei, meliputi 3 institusi penitipan anak di Distrik Zhongshan dan Distrik Zhongzheng, diminta untuk melakukan persiapan jika diminta untuk menangguhkan aktivitas belajar mengajar.

Salah seorang tenaga pengajar mengatakan, “Karena waktu (pemberitahuannya) cukup malam, sebagian orang tua murid tidak sempat membaca pesan yang diberikan. Jadi, ada sebagian kecil siswa pada pagi hari masih datang ke sekolah.”

Seluruh pemerintah kota saling bahu-membahu guna menekan rantai penularan COVID-19. Hal ini tentu tidak lepas dari peran seluruh masyarakat yang ada, untuk senantiasa menaati prokes yang diberlakukan.

 

Penyiar

Komentar