Minimnya Curah Hujan Berdampak pada Komoditas Rebung dan Buah Plum Taiwan

  • 19 March, 2021
Minimnya Curah Hujan Berdampak pada Komoditas Rebung dan Buah Plum Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Minimnya curah hujan di Taiwan belakangan ini ternyata tidak hanya berdampak pada krisis kekeringan, tetapi juga mempengaruhi pertumbuhan produksi tanaman dalam negeri. Rebung Tainan semestinya memasuki masa panen pada saat ini.

Namun karena krisis kekeringan yang kian memprihatinkan, membuat produksi rebung hanya tersisa 20% untuk dipanen. Di samping itu, buah plum yang tumbuh pada tahun ini juga terlihat jauh lebih kecil, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Jika masa kekeringan ini terus berlanjut, maka dicemaskan akan mendatangkan kerugian yang lebih besar bagi para petani.

Para petani rebung di kawasan Longci, Tainan mengaku bahwa kekeringan yang melanda Taiwan tahun ini sangat parah. Tidak sedikit tanaman yang terpaksa terpengaruh dan membuat hasil panen merosot tajam.

Untuk produksi rebung tahun ini, hanya tersisa 20%, membuat harga rebung terpaksa melonjak tinggi.

Ketua Asosiasi Pertanian Distrik Longci, Lin Wei-ru (林韋如) mengatakan, “Harga rebung pada tahun sebelumnya berkisar NT$ 200 hingga NT$ 280 per 600 gramnya. Dan tahun ini akan mencapai harga NT$ 310.”

Para petani kini hanya bisa berharap, jika hujan segera turun dan mengakhiri krisis kekeringan yang ada saat ini.

 

Penyiar

Komentar