:::

RTI Radio Taiwan InternationalRTI Radio Taiwan International華燈初上 (Light The Night)

  • 09 January, 2022
M POP
華燈初上 (Light The Night)
M POP
華燈初上 (Light The Night)
M POP
華燈初上 (Light The Night)
M POP
華燈初上 (Light The Night)

(Taiwan, ROC) --- Light the Night adalah serial televisi produksi Taiwan yang dirilis pada akhir tahun 2021, tepatnya pada tanggal 26 November 2021 untuk musim pertamanya. Serial ini memulai jadwal syuting mereka pada tanggal 11 September 2020 dan berakhir pada tanggal 27 Januari 2021. Serial ini diperankan oleh sederetan bintang besar dalam perfilman Mandarin, terutama untuk kawasan Taiwan, sebut saja Ruby Lin (林心如), Tony Yang (楊祐寧), Cheryl Yang (楊謹華), Rhydian Vaughan (鳳小岳), Derek Chang (張軒睿), Esther Liu (劉品言), Hsieh Chiung-hsuan (謝瓊煖) dan Puff Kuo (郭雪芙).

Plot cerita dari serial ini berpusat pada sebuah bar bergaya Jepang di era akhir tahun 1980-an, yang dibumbui kisah percintaan dan kebencian antara pekerja dengan Madame yang dikenal dengan sebutan 媽媽桑 (baca: māmā sāng) di bar terkait.

Serial ini akan dirilis dalam format trilogi, dengan masing-masing berjumlah 8 episode. Musim pertama dari serial ini akan berfokus pada kisah sebelum terjadi pembunuhan, sedangkan musim kedua akan berpusat pada bagaimana sang pelaku mengeksplorasi dan motif di balik pembunuhan tersebut.

Dua episode awal dari serial ini dirilis pada tanggal 22 November 2021, yakni bertepatan dengan malam digelarnya Golden Horse Awards, sedangkan untuk musim kedua dari serial ini tayang pada pergantian tahun baru 2022, yakni 31 Desember 2021.

條通 (baca: tiáo tōng) dalam bahasa Jepang dikenal dengan pengertian “gang” atau “lorong”. Wanita yang bekerja di bar yang terdapat di dalam tiáo tōng, mereka tidak menjajakan diri, melainkan hanya menemani para tamu untuk minum sembari mengobrol.

Wanita yang bekerja di dalam bar tersebut juga bukanlah profesi sembarangan, selain harus fasih berbahasa Jepang dan Inggris, mereka juga harus mengerti tentang beberapa “tata krama” serta wajib mengetahui perkembangan berita di Jepang. Tidak heran, jika setiap pagi sebelum bar mulai beroperasi, mereka wajib membaca beberapa koran lokal Negeri Sakura.

Di era pendudukan Jepang, “tiáo tōng” dikenal dengan sebutan “taishocho”. Pada era tersebut, ini adalah kawasan penting yang difungsikan sebagai asrama bagi para pejabat Jepang. Tiáo tōng pun terbagi ke dalam 10 gang kecil lainnya, masing-masing di area timur adalah Zhong Shan North Road, selatan adalah Nan Jing East Road, barat adalah Xin Sheng North Road dan utara adalah Civic Boulevard.

Setelah Kuomintang (KMT) mengambil alih pemerintahan di Taiwan, otoritas berwenang pun mengubah kawasan “tiáo tōng” yang dipenuhi rumah bergaya Jepang menjadi kawasan untuk ditinggali para pejabat.

Sebelum berkembang menjadi area bar, kawasan ini berfungsi sebagai area hiburan bagi militer AS, terutama saat era Perang Korea dan Perang Vietnam. Mengingat Taiwan di kala tersebut adalah basis militer penting AS. Tidak heran jika di kala tersebut bar-bar bergaya AS pun mulai bermunculan.

Di tengah mulai pulihnya perekonomian Negeri Sakura, membuat banyak pengusaha Jepang datang ke Taiwan untuk mendirikan cabang mereka. Pada tahun 1980-an, Jepang sekali lagi “menduduki” kawasan “tiáo tōng” yang telah ditinggal lama semenjak Partai KMT masuk ke Taiwan.

Penyiar

Komentar