Dampak Pandemi COVID-19 bagi Mahasiswa di Taiwan yang Lulus..

  • 15 May, 2020
  • Yunus Hendry
Dampak Pandemi COVID-19 bagi Mahasiswa di Taiwan yang Lulus..

(Taiwan, ROC) --- Periode kelulusan untuk tahun ini akan berlangsung sebentar lagi. Di tengah kecamuk pandemi COVID-19, beberapa perusahaan telah meliburkan sementara karyawan mereka. Ketersediaan lapangan pekerjaan, menjadi hal yang dikhawatirkan oleh para lulusan tahun ini. Menurut data dari Bank Tenaga Kerja, sebanyak 38% perusahaan yang telah menyesuaikan program rekrutmen mereka dan ada 62% perusahaan yang tidak mengubah kebijakan rekrutmen penerimaan karyawan baru. Di samping itu, jumlah gaji bagi para lulusan tahun ini, juga diketahui mengalami penurunan.

Akibat dampak dari wabah epidemi virus korona, sejumlah karyawan terpaksa mengikuti kebijakan 'cuti tanpa dibayar' yang ditetapkan oleh perusahaan masing-masing. Dari 760 sampel yang diteliti oleh Bank Tenaga Kerja, 62% perusahaan di Taiwan tidak mengubah rekrutmen penerimaaan karyawan baru. Namun demikian, 38% perusahaan mengakui harus menyesuaikan jumlah penerimaan karyawan baru, terutama di tengah pandemi saat ini. Tidak sedikit dari perusahaan-perusahaan tersebut, memutuskan untuk menunda masa perekrutan karyawan baru.

Hasil survei juga memperlihatkan, bahwa gaji rata-rata untuk lulusan baru di tahun ini berjumlah NT$ 28.106. Jika dibandingkan data sebelumnya, angka ini diketahui menurun. Penurunan drastis ini akan sangat terasa bagi mereka yang baru lulus dari perguruan tinggi. Manajer Umum dari Bank Tenaga Kerja 1111, Ho Chi-sheng (何啟聖) mengatakan, "Gaji menurun sebesar 0.69%, tetapi masih berada di kisaran NT$ 28.000. Hal ini masih selaras dengan fakta di lapangan."

Selain itu, pameran bursa kerja (job fair) yang menjadi agenda rutin dari beberapa universitas, terpaksa ditangguhkan. Banyak perusahaan yang mengubah langkan rekrutmen mereka, yakn dengan menggunakan jalur online. Rektor National Taipei University of Business (NTUB), Chang Ruay-shiung (張瑞雄) mengatakan, "Jadi, sekolah akan menggalakkan jalur video-call, misal dengan kegiatan video-conference sekolah akan diperbanyak. Akan membuat (pelajar) terbiasan dengan tren wawancara online. Kami juga menekankan, meskipun melalui online, prosedur dan kebiasaan yang diterapkan akan sama layaknya wawancara tatap muka."

Bank Tenaga Kerja juga mengimbau kepada para lulusan baru tahun ini, untuk memperhatikan peraturan melamar pekerjaan secara seksama. Di samping fasilitas, jaminan dan nominal gaji yang ditawarkan, diimbau kepada lulusan baru untuk memperhatikan lingkungan pekerjaan yang disediakan oleh perusahaan.

Komentar