Panda Bei-Bei harus Pulang Kampung...

  • 22 November, 2019
  • Yunus Hendry
Panda Bei-Bei harus Pulang Kampung untuk "Meneruskan Garis Keturunan"

(Taiwan, ROC) --- Panda yang bermukim di kebun binatang nasional (national zoo) Washington, pulang ke kampung halamannya di Daratan Tiongkok pada Selasa (19/11). Panda yang diberi nama Bei Bei (貝貝) tersebut, memikul misi untuk melangsungkan reproduksi.

1 bulan sebelumnya, pihak kebun binatang telah mengumumkan akan mengatur jadwal perjalanan pulang kampung, bagi beruang yang telah berusia 4 tahun ini.

Pada tanggal 19 September 2019, Bei-Bei diberangkatkan dari Bandara Internasional Dulles Washington menuju Daratan Tiongkok. Sebelum masuk ke kabin pesawat, pihak kebun binatang juga telah mempersiapkan sarapan spesial untuk disantap Bei-Bei.

Bei-Bei diterbangkan dengan pesawat Boeing 777F, yang dioperasikan oleh perusahaan logistik FedEx. Bei-Bei akan menempuh perjalanan panjang menuju Chengdu, dengan  memakan waktu hingga 16 jam. Sejumlah makanan ringan favorit Bei-Bei juga telah dipersiapkan untuk menemaninya; di antaranya buah pir dan ubi rebus yang manis.

Pimpinan national zoo, Steve Monfort mengatakan berpisah dengan Bei-Bei merupakan pengalaman yang pahit, mengingat jutaan warga Amerika Serikat telah menyaksikannya tumbuh besar di Negeri Paman Sam.

Pihak kebun binatang juga telah menggelar perpisahan dengan panda Bei-Bei. Dalam beberapa minggu terakhir, banyak warga yang secara khusus datang untuk mengikuti acara tersebut.

Bei-Bei dilahirkan pada tanggal 22 Agustus 2015, dari panda yang bernama Tian-Tian (添添) dan Mei-Xiang (美香). Pihak kebun binatang menyampaikan Bei-Bei bersama ayah dan ibunya, merupakan panda yang sangat terkenal di kalangan wisatawan. Warga Amerika Serikat pun mengikuti dan menyaksikan pertumbuhan Bei-Bei, yang kini memiliki berat 109 kg.

Amerika Serikat memperoleh panda pertama mereka di tahun 1972, yang dibawa oleh mantan Presiden Richard Nixon dari Daratan Tiongkok. Semenjak itu, ilmuwan 2 negara mulai mengembangkan program reproduksi hewan langka tersebut.

Dalam program tersebut tertulis bahwa ketika panda menginjak usia 4 tahun, maka ia akan dikirim pulang ke Daratan Tiongkok. Seekor panda yang telah genap berusia 5 tahun, dianggap telah cukup dewasa untuk melaksanakan proses reproduksi.

 

Komentar