Starlux, Maskapai Penerbangan Baru Asal Taiwan Akan Resmi...

  • 29 October, 2019
  • Yunus Hendry
Starlux, Maskapai Penerbangan Baru Asal Taiwan Akan Resmi Beroperasi Pada Tahun 2020 Mendatang

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 28 Oktober 2019, maskapai penerbangan Starlux secara perdana menerbangkan pesawat mereka dan mendarat di Taiwan. CEO Starlux, Chang Kuo-wei (張國煒), diketahui terbang ke Hamburg, Jerman, guna untuk menjemput pesawat pertamanya. Selain itu, Chang Kuo-wei secara pribadi juga menerbangkan pesawat milik Starlux jenis Airbus A321 Neo, dari Singapura ke Taiwan. Maskapai penerbangan ini direncakan akan resmi beroperasi pada tanggal 23 Januari 2020 mendatang. Starlux akan melayani rute penerbangan menuju Macau, Danang dan Pulau Pinang. Dengan hadirnya Starlux, kian melengkapi jumlah maskapai penerbangan asal Taiwan.

CEO Starlux, Chang Kuo-wei mengatakan, "Pihak pengontrol lalu lintas udara sangat membantu. Terus memberikan kelancaran, hingga kami mendarat".

Pesawat ini diterbangkan langsung dari Hamburg, Jerman ke Taiwan. Pesawat ini mampu mengangkut 188 penumpang dan 8 kursi untuk kelas bisnis. Layanan jaringan internet nirkabel (wifi) juga dapat dinikmati oleh seluruh penumpang.

Salah satu pramugari Starlux, Huang Zhuo-sui (黃卓遂) mengatakan, "Setiap kursi untuk kelas ekonomi, akan dilengkapi dengan layar TV 10,1 inci".

Starlux dijadwalkan mulai beroperasi pada tanggal 23 Januari 2020 mendatang. Dan akan melayani 3 rute penerbangan menuju Macau, Da Nang dan Pulau Pinang.

Chang Kuo-wei menambahkan, "2 tahun mendatang, pesawat jenis A350 akan tiba. Oleh karena itu, pesawat A350 akan lebih mendominasi. Kira-kira ada 10 unit".

Namun demikian, pihak luar mempertanyakan kesiapan maskapai penerbangan ini. Mengingat rute yang dipilih Starlux bukanlah jalur terbaru. Setiap harinya EVA Air membuka 4 jadwal penerbangan ke Macau. Untuk Pulau Pinang, maskapai China Airlines juga melayani 1 jadwal penerbangan setiap harinya. Jika Starlux tidak memiliki terobosan baru, maka dirasa sulit untuk bersaing dengan 2 maskapai utama Taiwan. Belum lagi dengan persoalan daya tampung yang kini menjadi masalah utama dari Bandara Internasional Taoyuan.

 

 

 

Komentar