Pemanjat Pohon Assam Tea Memiliki Penghasilan Mencapai....

  • 08 May, 2019
  • Yunus Hendry
Pemanjat Pohon Assam Tea Memiliki Penghasilan Mencapai NT$ 100 Ribu

(Taiwan, ROC) --- Apakah Anda pernah melihat pemandangan pemetik daun the yang harus naik ke atas pohon? Pada umumnya, daun teh ditanam di lereng bukit dan dipanen dengan cara dipetik. Hutan eksperimental Universitas Nasional Taiwan telah menanam 300 pohon Assam Tea. Pohon dari jenis teh ini memiliki ketinggian mencapaqi 10 meter dengan usia lebih dari 60 tahun. Ketika musim panen tiba, para penggiat teh akan memperkerjakan para pemanjat pohon profesional untuk memetik daun teh.

Dengan mengenakan peralatan keselamatan, para pemanjat pohon profesional ini harus mengandalkan kekuatan fisik mereka untuk memanjat hingga ke puncak pohon. Satu persatu daun teh dipetik di atas ketinggian 10 meter.

Proses memetik daun teh biasanya dilakukan di lereng bukit. Para pemetik berkumpul, membungkukkan badan lalu memetik. Pemandangan memetik daun teh di atas ketinggian pohon, menjadi hal yang baru.

Hutan eksperimental Universitas Nasional Taiwan yang terletak di Nantou, merupakan satu-satunya kawasan yang ditanam pohon Assam Tea. Lebih dari 300 pohon teh hitam ditanam disini. Usia masing-masing pohon telah mencapai 60 tahun. Setiap tahunnya para pemanjat pohon profesional direkrut untuk membantu proses panen.

Sebagian dari para pemenjat pohon ini, kesehariannya memiliki profesi sebagai pemangkas pohon, pengamat ekologi dan pemasang kamera di atas ketinggian. Keberanian yang tidak dimiliki oleh semua orang ini, menjadi lahan mencari nafkah bagi mereka. Dikabarkan para pemanjat pohon ini memiliki pendapatan mencapai NT$ 100.000.