Mengidap Kelainan Goldenhar Syndrome, Gadis Myanmar Menjalankan

  • 05 April, 2019
  • Yunus Hendry
Mengidap Kelainan Goldenhar Syndrome, Gadis Myanmar Menjalankan Pengobatan Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Seorang gadis Myanmar dengan usia 11 tahun, didiagnosa menderita kelainan langka yang mempengaruhi perkembangan pada telinga, mata dan tulang belakang (Goldenhar Syndrome). Gadis dengan nama Xiao Le (小勒) ini, mendapat bantuan dari dunia internasional dan memutuskan untuk menjalani pengobatan di Taiwan. Setelah melalui perawatan selama 7 bulan, daya penglihatan dan telinga kanan Xiao Le pun membaik. Operasi tahap kedua yang dilewatinya, telah berjalan cukup sukses. Dengan menggunakan Bahasa Mandarin, Xiao Le pun menyampaikan rasa terima kasihnya, “Terima Kasih Taiwan”.

Pada awalnya, terdapat lapisan kista yang membukus bola mata kanan Xiao Le. Mengakibatkan daya penghilatan menjadi kabur. Setelah menjalani perawatan, kini daya penglihatan Xiao Le meningkat, dari 0,1 menjadi 0,7.

Melalui teknologi kedokteran, bagian telinga kanan Xiao Le dibentuk kembali dengan mengaplikasikan tulang rusuk. Kini Xiao Le memiliki daun telinga yang sama dengan kebanyakan orang pada umumnya.