Jangan Mudah Percaya pada Iklan yang Terlampau Membesar-besarkan

  • 15 March, 2019
  • Yunus Hendry
Jangan Mudah Percaya pada Iklan yang Terlampau Membesar-besarkan

 (Taiwan, ROC) --- Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan (FDA) mengumumkan jumlah iklan ilegal yang tersebar di seluruh penjuru Taiwan pada tahun lalu mencapai angka 7.111 kasus dengan total denda berkisar NT$ 232,55 juta. FDA menambahkan sebagian besar iklan tersebut berpusat pada program perawatan kulit, melangsingkan tubuh, kesehatan tulang dan otot. FDA kembali mengimbau seluruh khalayak untuk tidak mudah percaya akan isi konten iklan yang tidak masuk akal.

Salah satu iklan berbunyi, “Uji klinis telah membuktikan, apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menghambat 20 gejala menopause hingga 70%”.

Mendengar iklan tersebut, tentu akan membuat sebagian orang tertarik. Namun demikian, FDA pada tahun lalu berhasil menyita 1.142 iklan ilegal yang merajalela di dunia maya. Tiga iklan yang dikategorikan memiliki pelanggaran paling berat, di antaranya Taiwan Green Propolis, Femarelle DT56a dan Tian Warng Buu Shin Pill.

Sebuah iklan berbunyi:

“Pil kami ini (Tian Warng Buu Shin Pill), lebih baik segera Anda konsumsi. Gejala seperti jantung membengkak, mudah terkejut, kelainan pada katup dan aliran darah pada jantung, semuanya dapat terobati”

Pejabat FDA Hsu Chao-kai (許朝凱) mengatakan, “Kami menemukan beberapa trik pemasaran yang tersebar di iklan-iklan. Yaitu dengan metode pemasaran yang menerapkan teknik menakut-nakuti. Dengan cara tersebut, mereka biasanya memanfaatkan titik terlemah manusia, misal ketika usia Anda telah mencapai umur tertentu, maka makula mata akan mengalami kemunduran, retina akan mulai bermasalah atau akan timbul bercak pada bola mata. Terdapat komposisi khusus pada produk mereka, yang dapat memperbaiki masalah ini. Ini merupakan teknik pemasaran yang menakut-nakuti.”

Berdasarkan data statistik tahun lalu, jumlah iklan ilegal sebagian besar terjadi media daring, diikuti radio dan televisi. Jika menilik dari jenis produk yang dijual, produk makanan menempati urutan teratas, diikuti produk perawatan wajah kemudian obat-obatan. Mereka biasanya akan mempromosikan barang yang dapat membuat wajah lebih terlihat menarik dan tubuh yang lebih langsing.

Pejabat FDA Huang Jian-long (黃建隆) mengatakan, “Terkait dengan (iklan) yang membesar-besarkan atau dapat mengobati penyakit pada tubuh Anda. Saya rasa , masyarakat harus lebih berhati-hati.”

FDA kembali mengingatkan bahwa produk makanan mengasup jumlah karbohidrat dalam tubuh dan produk komestik meningkatkan daya tarik pada wajah. Produk-produk tersebut tidak memiliki efek medis dan pengobatan. Dihimbau kepada publik untuk tidak mudah percaya, terlebih pada janji-janji iklan yang berlebihan.