Inovasi Jamur Lingzhi bagi Program Diet

  • 28 November, 2018
  • Yunus Hendry
Inovasi Jamur Lingzhi bagi Program Diet

(Taiwan/ROC) --- Jamur Ganoderma Lucidum (dikenal dengan nama Jamur Lingzhi) dan jamur Cordyceps Sinensis (dikenal dengan nama Jamur Ulat) dipercaya mampu menurunkan berat badan. Tim peneliti dari Universitas Chang Gung (長庚大學) menemukan bahwa molekul organik Polisakarida yang terdapat dalam 2 jenis jamur ini, dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam usus manusia. Percobaan awal memecahkan bahwa bakteri tersebut mampu mengontrol penyerapan kalori di dalam tubuh dengan kisaran 30%.

Memiliki badan yang ramping merupakan idaman setiap orang. Namun apa daya, ketika kalori yang diserap tubuh, malah menjadi timbunan lemak. Tim peneliti dari Universtas Chang Gung (長庚大學) menemukan sebuah inovasi, yakni molekul organik yang terdapat dalam jamur Ganoderma Lucidum dan jamur Cordyceps Sinensis mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Kedua jamur tersebut dapat menghasilkan senyawa Polisakarida, yang dapat membuang kalori berlebihan dalam tubuh.

Dosen tim peneliti Universitas Chang Gung, Lai Hsin-chih (賴信志) mengatakan, “Penggunaan organel mitokondria dalam efek menurunkan berat badan. Mitokondria bekerja sebagai tempat berlangsungnya fungsi respirasi sel makhluk hidup. Ia memberikan kita tenaga, lalu kalori tersebut akan tersebar melalui tenaga yang diberikan. Tersebar ke dalam lingkungan sekitar kita. Dengan kata lain, jika konsumsi makan dalam jumlah banyak. Namun, tenaga ini tidak dapat tersimpan di dalam tubuh kita. Ia dapat tersebar di lingkungan kita”.

Percobaan awal dilakukan pada hewan tikus. Tikus tikus tersebut diberikan makanan yang mengandung minyak dan setelah itu, tikus disuntik dengan Bakteri Polisakarida. Dilaporkan jumlah kalori yang diserap oleh tubuh tikus hanya berkisar 30%, selebihnya kalori terbuang di luar tubuh. Selain membantu menurunkan berat badan, bakteri ini mampu memperlambat peradangan organ dan memperkecil kemungkinan terkena diabetes.

Saksikan: