NDC: Taiwan akan Menjadi Negara Bilingual pada Tahun 2030

  • 08 November, 2018
  • Yunus Hendry

(Taiwan/ROC) --- Taiwan akan menjadi negara yang berbicara dalam 2 bahasa. Dewan Pengembangan Nasional (NDC) mengusulkan pada tahun 2030 mendatang, Taiwan akan menjadi negara yang menggunakan 2 bahasa utama. Dimana ini akan mengintegrasikan sumber daya pemerintah dan swasta serta mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk belajar Bahasa Inggris. Apakah Bahasa Inggris akan menjadi Bahasa kedua Taiwan? Hal ini masih membutuhkan waktu untuk mempelajari berbagai kemungkinan dan langkah yang harus dipersiapkan.

Warga asing yang bekerja di Taiwan dapat menggunakan Bahasa Inggris sebagai media berkomunikasi. Mereka bahkan menyebut Taipei sebagai Kota yang berjiwa Internasional. NDC juga mengusulkan pada tahun 2030 mendatang, akan meresmikan bahasa nasional kedua Taiwan

Jika menilik dari kemampuan berbahasa Inggris kaum pekerja berdasarkan indikator TOEIC, Taiwan memiliki nilai rata-rata sebesar 544. Angka ini berada di atas Hongkong, Jepang dan Vietnam. Kanada diketahui menduduki peringkat pertama di dunia. Untuk kawasan Asia, Filipina berada di urutan teratas, dengan skor rata-rata 727. Korea Selatan dan Daratan Tiongkok dilaporkan memiliki nilai rata-rata di atas 600.

Terkait usul ini, masyarakat Taiwan sebagian besar menyetujui dan mengaku optimis. Apakah Bahasa Inggris akan menjadi Bahasa nasional Taiwan, hal ini masih harus membutuhkan waktu untuk meneliti kembali. Ke depannya, pemerintah akan membangun platform belajar Bahasa Inggris bagi khalayak umum. Ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin belajar dan memperdalam kemampuan Bahasa Inggris. Dengan demikian, juga dapat lebih menarik perhatian para investor asing untuk menanamkan modalnya di Taiwan.

 

Saksikan: