(Kebijakan Baru ke Arah Selatan) Peranan Medis Taiwan di Negara

  • 09 November, 2018
  • Yunus Hendry
CEO Pusat Medis luar Negeri Changhua Christian Hospital Kao Hsiao-ling (Sumber Foto: CNA News)

(Taiwan/ROC) --- Kebijakan Baru ke Arah Selatan tengah digencar oleh pemerintah Taiwan. Berbagai langkah terus dipromosikan oleh Taiwan; meliputi kekuatan lunak dan energi masyarakat sipil. Kementerian Luar Negeri (MOFA) merasa peranan medis Taiwan memainkan perang yang penting, ditambah dengan dukungan dari berbagai Organisasi Non Pemerintah (NGO) menjadikan nama Taiwan semakin harum. Peran medis Taiwan selain menghadirkan langkah penyembuhan yang profesional, juga mengutamakan citra perawatan berbasis manusiawi.

Pemerintah tengah mempromosikan Kebijakan Baru ke Arah Selatan dan aktif membagikan pengalaman medis Taiwan dengan negara sasaran. MOFA beberapa hari lalu mengundang NGO Noordhoff Craniofacial Foundation (disingkat NCF) bersama dengan Pusat Medis Luar Negeri Changhua Christian Hospital (disingkat CCH) berpartisipasi dalam acara untuk membagikan pengalaman medis kepada rekan-rekan di luar negeri. 

Wakil Ketua Urusan NGO Internasional MOFA Chang Hsiu-chen (張秀禎) mengatakan, “Membuat kita lebih mengenal akan peran NGO Taiwan yang penuh cinta kasih. Karena upaya dedikasi dari 2 organisasi ini, membuat citra dan kemampuan teknologi medis Taiwan semakin dikenal di mata dunia”.

MOFA mengemukakan anggota NCF dan CCH juga bagian dari Taiwan Aid, yang notabene memiliki latar belakang medis di dunia internasional. Beberapa tahun terakhir, melalui Kebijakan Baru ke Arah Selatan, mereka menyediakan layanan medis gratis bagi kaum lemah di Asia Tenggara. Selain itu, mereka juga membantu meningkatkan standar dari kemampuan medis setempat. Upaya ini tentu membawa manfaat positif bagi citra kemanusiaan Taiwan.

 

Mendorong Kemampuan Medis Setempat Menjadi Kian Mandiri

CEO Noordhoff Craniofacial Foundation Wang Jin-ying (王金英) mengemukakan visi dari yayasan ini adalah membuat penduduk setempat memiliki kemampuan medis yang semakin mandiri. Berharap melalui 3 tahap perkembangan, dan dari kemampuan medis di luar Taiwan, dapat melatih tenaga berbakat yang profesional. 

Berbicara perihal implementasi ide yang dikoordinasikan dengan Kebijakan Baru ke Arah Selatan, Wang Jin-ying memberikan contoh akan pelatihan bakat yang tengah dikerjakan oleh NCF di Indonesia dan Kamboja. Salah satu langkah nyata adalah dengan terus mencari bakat muda, dengan harapan generasi saat ini dapat memancarkan talenta yang berguna bagi sesama.

Wang Jin-ying menambahkan NCF juga menyebarkan cinta kasih mereka hingga ke Filipina, Mongolia dan Pakistan. Ia melanjutkan melalui bantuan yang dikerahkan bagi peningkatan kualitas medis setempat terutama bagi kaum anak-anak, membuat anak-anak kembali menemukan rasa percaya diri mereka dan akhirnya mau membaur kembali dengan masyarakat sekitar.  

 

Pertukaran Medis Sesuai dengan Prinsip Kebijakan Baru ke Arah Selatan

CEO Pusat Medis luar Negeri Changhua Christian Hospital Kao Hsiao-ling (高小玲)mengemukakan orientasi utama dari Kebijakan Baru ke Arah Selatan adalah manusia itu sendiri. Berbicara perihal hak manusia untuk memperoleh medis dan perawatan, merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari manusia. 

Kao Hsiao-ling mengatakan, “Bagaimana cara mengembangkan bakat dan pertukaran, bagaimana membuat kami dapat saling berbagi, bagaimana membangun jaringan regional. Sehingga di dalam Kebijakan Baru ke Arah Selatan, ditilik dari sudut pandang medis. Ini adalah kekuatan lunak”.

Kao Hsiao-ling memperkenalkan perencanaan dengan tajuk “1 Negara 1 Pusat” yang disesuaikan dengan Kebijakan Baru ke Arah Selatan. Ini sudah diterapkan melalui kerja sama medis berskala internasional di Thailand, yang mana Taiwan mempromosikan teknik medis dengan kualitas yang mumpuni. Selain itu, kerja sama dengan Taiwan Aid membantu rekonstruksi paska bencana di Nepal. Contoh-contoh di atas merupakan salah bentuk konstribusi nyata penerapan pembangunan yang berkelanjutan.