:::

Kerusakan Hasil Tani Akibat Hujan Plum Diperkirakan NT$15 juta

  • 30 May, 2022
  • 陳志勇
Kerusakan Hasil Tani Akibat Hujan Plum Diperkirakan NT$15 juta
Perdana Menteri Su Tseng-chang (kiri) dan Wakil Ketua Yuan Legislatif Tsai Chi-chang (kedua kanan) mengunjungi perkebunan semangka di Taichung pada hari Minggu. (Foto: CNA, 29 Mei 2022)

(Tawan, ROC) - Hujan lebat di Taiwan pada paruh kedua Mei telah menyebabkan kerusakan hasil tani sekitar NT$15,14 juta (US$517.471) di seluruh negeri. Daerah dengan bencana paling parah adalah Kabupaten Pingtung, di mana kerusakan diperkirakan mencapai NT$4,23 juta, diikuti oleh Taoyuan dengan kerugian NT$2,71 juta.

Mengutip data dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dewan Pertanian (COA) melaporkan pada hari Minggu, kawasan lain yang terdampak mencakup Taichung dengan kerugian sekitar NT$2,65 juta, Kabupaten Changhua NT$2,01 juta, Kabupaten Chiayi NT$1,6 juta, dan Kabupaten Yunlin NT$1,23 juta.

Menurut COA, total perkiraan kerugian NT$15,14 juta didasarkan pada kerusakan akibat hujan di sekitar 405 hektar lahan, termasuk 82 hektar yang tidak dapat diselamatkan.

Dari jenis hasil tani, lanjut COA, buah naga adalah yang paling terkena dampak, dengan kerugian diperkirakan NT$4,49 juta di lahan seluas 35 hektar, termasuk 9 hektar yang rusak total; disusul oleh semangka dengan kerugian NT$4,41 juta, kemudian kedelai edamame dengan perkiraan kerusakan NT$1,59 juta, hami melon NT$1,36 juta, dan anggur kyoho NT$1,23 juta.

Untuk diketahui, curah hujan yang dicatat pada musim hujan plum di bulan Mei, terdata hingga tanggal 29, telah mencapai 477,5 milimeter.

Komentar

Terbarumore