:::

Upacara Persemayaman Dr. John Cheng, Presiden Tsai: Hsiao Bi-khim akan Mewakili

  • 23 May, 2022
  • 尤繼富
Upacara Persemayaman Dr. John Cheng, Presiden Tsai: Hsiao Bi-khim akan Mewakili
Upacara Persemayaman Dr. John Cheng, Presiden Tsai: Hsiao Bi-khim akan Mewakili

(Taiwan, ROC) --- Peristiwa penembakan yang terjadi di Gereja Presbiterian, Irivine, California Selatan, Amerika Serikat, telah menewaskan 1 warga Tionghoa perantauan Taiwan dan melukai beberapa lainnya. Menanggapi insiden tersebut, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menyampaikan, Kepala Perwakilan ROC untuk AS, Hsiao Bi-khim (蕭美琴), akan mewakili dirinya hadir dalam upacara persemayaman Dr. John Cheng, guna menyampaikan belasungkawa. Pada saat yang sama, Kepala Negara juga meminta pihak AS untuk menjamin keselamatan warga Taiwan yang bermukim di sana.

Partai Progresif Demokratik (DPP) menyampaikan, Wakil Presiden – William Lai (賴清德), Wakil Sekjen Kantor Kepresidenan - Lee Chun-yi (李俊俋) dan Wakil Sekjen Partai DPP – Lin Fei-fan (林飛帆) hadir dalam pertemuan doa bersama di Gereja Presbiterian Taiwan pada Minggu malam. Kehadiran mereka dalam doa semalam adalah untuk menyampaikan rasa belasungkawa, serta hormat mereka yang terdalam kepada Dr. John Cheng. Partai DPP juga mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas dedikasi komunitas Taiwan di AS untuk mempertahankan nilai demokrasi kebebasan.

Insiden penembakan yang terjadi di Gereja Presbiterian, California Selatan, AS pada pekan lalu telah menewaskan 1 warga dan melukai 5 lainnya. Dr. John Cheng yang berusia 52 tahun diberitakan sempat berdiri, guna memblokir serangan dari serangan pria bersenjata. Namun sayangnya, Dr. John Cheng dipastikan meninggal dunia setelah terkena tembakan pelaku. Pada tanggal 22 Mei 2022, Presiden Tsai Ing-wen mengunggah postingan di akun Facebooknya menyampaikan bahwa Kepala Perwakilan ROC untuk AS, Hsiao Bi-khim, akan hadir dalam upacara persemayaman Dr. John Cheng pada Minggu pagi (waktu AS bagian barat).

Dalam postingan tersebut, Kepala Negara sekali lagi menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada anggota keluarga yang ditinggalkan oleh Dr. John Cheng. Beliau juga menuliskan, atas pengorbanan yang dilakukan sang Dokter, ia selaku Kepala Negara mewakili masyarakat Taiwan menyampaikan belasungkawa dan rasa hormat yang terdalam. Presiden Tsai menyampaikan, Dr. John Cheng menggunakan tubuhnya untuk menghentikan terjangan dari peluru pelaku, yang mana tindakan tersebut telah berhasil mencegah terjadinya pembantaian yang lebih mengerikan. Kepala Negara percaya bahwa di dalam lubuk setiap warga Taiwan, pengorbanan Dr. John Cheng telah menjadi cerminan terbaik bagi integritas, kebaikan dan ketulusan warga Taiwan. Keberanian dari sang dokter tentunya akan menjadi bagian dari memori, yang akan selalu dikenang warga Taiwan.

Presiden Tsai mengatakan, menggunakan kekerasan dan membahayakan nyawa manusia hanya dikarenakan perbedaan ideologis, sudah sepatutnya dicegah di tengah komunitas warga Taiwan yang selama ini senantiasa menjunjung tinggi nilai kebebasan. Kepala Negara meminta kepada seluruh masyarakat untuk mencegah hal yang sama terjadi lagi pada masa mendatang. Presiden Tsai Ing-wen menuturkan, saat ini seluruh masyarakat harus bersatu, menolak kebencian dan mengumpulkan kekuatan untuk memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang ditinggalkan oleh Dr. John Cheng. Keberanian dan kepedulian yang diperlihatkan oleh sang dokter merupakan cerminan dari upaya untuk membuat kehidupan Taiwan menjadi lebih baik lagi.

Partai DPP menambahkan, guna menyampaikan belasungkawa serta penghormatan terdalam, maka Wakil Presiden William Lai, Lee Chun-yi dan Lin Fei-fan menghadiri pertemuan doa bersama yang dihelat di Gereja Presbiterian Taiwan pada Minggu malam. Melalui kesempatan ini, partai DPP juga ingin menyampaikan terima kasih kepada komunitas Taiwan di AS, yang telah lama berdedikasi untuk demokrasi Taiwan. Setiap kali Taiwan menghadapi ancaman, maka komunitas bersangkutan akan mengerahkan bantuan maksimal mereka.

Partai DPP menambahkan, pihaknya juga telah meminta Kepala Perwakilan ROC untuk AS, Hsiao Bi-khim, untuk hadir memberikan penghormatan terakhir kepada Dr. John Cheng dalam upacara persemayaman yang dihelat pada Minggu (waktu AS). Guna menjamin keselamatan warganya, maka Kepala Negara berharap agar Kementerian Luar Negeri dan kantor perwakilannya di AS dapat meminta otoritas setempat untuk melindungi keamanan warga Taiwan yang bermukim di sana, serta mencegah agar peristiwa yang sama tidak terjadi lagi. Partai DPP melanjutkan, sebagai penganut paham demokrasi, Taiwan mengutuk segala aksi kekerasan yang didasarkan atas perbedaan ideologi. Saat ini, Taiwan harus bersatu, saling membantu, menolak kebencian dan kekerasan, serta bekerja sama untuk menjadikan Taiwan sebagai negara yang sarat dengan nilai positif.

Komentar

Terbarumore