:::

200 Ribu Pelajar Ikut Ujian Nasional di Tengah Pandemi Memanas

  • 21 May, 2022
  • 譚雲福
200 Ribu Pelajar Ikut Ujian Nasional di Tengah Pandemi Memanas
200 Ribu Pelajar Ikut Ujian Nasional di Tengah Pandemi Memanas

        (Taiwan, ROC) – Ujian Nasional Pendidikan Menengah digelar pada hari Sabtu pagi tanggal 21 Mei, dengan diikuti oleh hampir 200.000 pelajar di seluruh Taiwan. Karena kondisi di Taiwan masih dipengaruhi oleh memanasnya pandemi COVID-19, Kementerian Pendidikan memperkirakan hampir ada sebanyak 3.000 pelajar yang terdiagnosis positif dan harus menjalani ujian susulan.

Ada hampir sebanyak 200.000 peserta Ujian Nasional Pendidikan Menengah. Karena pandemi COVID-19, Kementerian Pendidikan menetapkan kasus yang terkonfirmasi, termasuk rapid screening positif tanpa tes PCR, dan hasil tes belum diperoleh, tidak dapat mengikuti ujian yang ada, dan harus mengikuti ujian susulan yang dijadwalkan pada tanggal 4 dan 5 Juni mendatang. Hingga berita ini diturunkan, telah tercatat ada sebanyak 2.901 pelajar.

Selain kasus terkonfirmasi, sisa calon peserta yang termasuk dalam kondisi isoman, karantina rumah, dan pencegahan mandiri akan diatur untuk mengikuti tes di pusat tes cadangan yang telah disediakan. Pada hari Jumat tanggal 20 Mei, total tercatat sebanyak 4.236 orang, dan diprediksi akan tersedia sebanyak 653 pusat tes cadangan akan dibuka.

Kementerian Pendidikan mencontohkan, metode transportasi saat ini untuk calon peserta ujian yang isoman, karantina di rumah, dan pencegahan mandiri, yang belum menjalani tes rapid, dan hendak menuju ke tempat ujian, boleh merujuk kepada peraturan yang diterapkan oleh CECC, yakni pelonggaran perawatan di rumah untuk kondisi pandemi COVID-19, isolasi rumah, dan karantina di rumah, yang mana berdasarkan "Perawatan dan pemeriksaan medis non-darurat", selain naik taksi pencegahan pandemi, juga bisa di bawah perencanaan dinas kesehatan setempat, dapat dijemput oleh kerabat dan teman, demikian juga untuk bepergian ke lokasi ujain sendiri.

Kementerian Pendidikan menjelaskan, jika dalam mobil pick-up dan drop off hanya boleh ada satu pengemudi non-peserta ujian, dan pengemudi haruslah anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pelajar tersebut, selama masa perjalanan harus mengenakan masker, tidak boleh makan dan minum. Peserta ujian harus duduk di kursi belakang dan menjaga jarak pada batasan tertentu. Atau peserta ujian juga boleh berjalan kaki, menggunakan transportasi pribadi, atau menyewa sepeda umum, tetapi dilarang menggunakan transportasi umum.

Selain itu untuk tahun ini, kecuali bagi calon penyandang cacat fisik, luka berat, hamil, dan lain sebagainya, khusunya yang telah mendaftar terlebih dahulu, maka bagi orang tua, saudara dan teman tidak diperkenankan untuk mendampingi calon peserta ujian. Peserta yang hendak memasuki ruang ujian harus memperlihatkan surat bukti izin mengikuti ujian, barulah boleh memasuki ruangan. Bagi yang mengalami gejala demam atau gangguan pada pernapasan, maka akan dialihkan ke ruangan lainnya.

Untuk hari pertama ujian total ada 4 mata pelajaran, pada pagi hari akan digelar ujian bidang sosial dan matematika, sementara sore hari ada ujian bidang bahasa Mandarin dan mengarang. Untuk hari Minggu tanggal 22 Mei, akan digelar ujian biologi dan bahasa Inggris.

Komentar

Terbarumore