close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penularan COVID-19 pada Rekrutmen Tentara, Chiu Kuo-cheng: Tidak Setuju Jika Rekrutmen Tentara Ditangguhkan

  • 05 May, 2022
  • 陳柏萇
Penularan COVID-19 pada Rekrutmen Tentara, Chiu Kuo-cheng: Tidak Setuju Jika Rekrutmen Tentara Ditangguhkan
Penularan COVID-19 pada Rekrutmen Tentara, Chiu Kuo-cheng: Tidak Setuju Jika Rekrutmen Tentara Ditangguhkan

(Taiwan, ROC) Pandemi COVID-19 di Taiwan semakin memanas, terdengar kabar kasus positif terinfeksi pada rekrutmen tentara selama beberapa hari berturut-turut. Media melaporkan, ada warga yang setelah mengikuti rekrutmen tentara dan terinfeksi, seketika langsung ditolak dan “ditelantarkan” diantar ke halte bus atau depan rumah sakit. Menteri Pertahanan Chiu Kuo-cheng pada hari Kamis ini (5/5) mengatakan, telah melakukan inspeksi di lapangan, kejadian pada hari pertama didapati ada yang demam dan terinfeksi, hari kedua meninggalkan markas militer dan membatalkan rekrutmen, apabila yang bersangkutan sendiri juga merasa ada yang tidak benar dalam tindakan pihaknya, maka Kemenhan bersedia untuk melakukan perbaikan.

Masyarakat luar memberikan kritikan atas mekanisme pelaporan situasi pandemi kalangan militer yang tidak jelas, perlu meningkatkan tindakan pencegahan pandemi atau menangguhkan rekrutmen tentara. Chiu Kuo-cheng menekankan, “Pencegahan pandemi bagaikan perlawanan perang, dalam peperangan pasti ada korban”, tidak menyetujui dikarenakan pandemi maka meniadakan rekrutmen tentara.

Menhan Chiu Kuo-cheng mengatakan, “Jika melihat tindakan pencegahan pandemic seperti perang, setiap staf perang akan tertular dan lain-lain, pihak kami punya cara lain untuk melengkapinya, misalkan saja melakukan penyesuaian untuk ruang isolasi, menambah kamp militer atau penyesuaian pembagian tugas, semua ini dapat disesuaikan tetapi tidak perlu dihentikan. Ada yang berpikir jika terluka mengapa begitu menakutkan, lalu memutuskan untuk tidak berperang, seharusnya tidak bersikap demikian, semua operasi kemiliteran tetap berjalan dengan normal.”

Chiu Kuo-cheng mengemukakan, penangguhan rekrutmen tentara hanya ada satu syarat, yaitu perkembangan pandemi hingga titik tertentu, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) mengusungkan, upaya dari pihak Kemenhan yang serempak. Mengenai persediaan alat rapid test di Kemenhan apakah mencukupi? Chiu Kuo-cheng mengatakan, alokasi alat rapid test di kemiliteran dilakukan secara berkala, apabila ada tentara yang mengalami demam, atau tidak enak badan maka bisa menggunakan alat rapid test, apabila terdeteksi positif baru akan menjalani pemeriksaan PCR, tindakan pihak Kemenhan akan serempak dengan CECC. Menhan Chiu menekankan, dalam Kemenhan juga memiliki pusat komando sendiri, setiap hari saling berkomunikasi, membuka rapat, menjelaskan cakupan ketentuan untuk setiap unit kemiliteran agar tindakan pencegahan pandemi berjalan dengan optimal.

Komentar

Terbarumore