:::

Vicall Menteri Ln Joseph Wu dan Walikota Kyiv Bukti Saluran Komunikasi Taiwan - Ukraina

  • 27 April, 2022
  • 尤繼富
Vicall Menteri Ln Joseph Wu dan Walikota Kyiv Bukti Saluran Komunikasi Taiwan - Ukraina
Vicall Menteri Ln Joseph Wu dan Walikota Kyiv

(Taiwan, ROC) – Menteri Luar Negeri Joseph Wu melakukan video call dengan Walikota Kyiv, Ukraina beberapa hari lalu. Wakil Menteri Luar Negeri, Alexander Tah-ray Yui menyampaikan, ini merupakan hubungan langsung yang perdana sejak Kementerian Luar Negeri memberikan bantuan bagi Ukraina, dan juga dapat dikatakan “Meskipun Taiwan dan Ukraina tidak memiliki hubungan diplomatic tetapi terdapat saluran komunikasi dengan pihak berwenang Ukraina.” 

Menteri Luar Negeri Joseph Wu dan Walikota Kyiv, Vitali Klitschko melakukan hubungan video call pada tanggal 22 April lalu, menyampaikan Rakyat Taiwan menyumbangkan US$3 juta untuk Kyiv, selain itu juga memberikan 6 institusi medis Ukraina sebanyak US$5 juta sehingga total sebesar US$8 juta.

Dalam rapat Komite Luar Negeri Yuan Legislatif hari Rabu (27/4) untuk pemeriksaan pencairan dana Kementerian Luar Negeri, Wakil Menteri Luar Negeri Alexander Yui dalam interpelasi menyampaikan, mengenai pengalangan bantuan untuk Ukraina dari masyarakat sebesar 900 juta, masih akan terus merencanakan untuk disalurkan, tetapi untuk proses penyaluran perlu dirahasiakan, sama seperti hubungan video call Joseph Wu beberapa hari lalu, setelah dilaksanakan atau perencanaan benar-benar matang baru dapat diumumkan.

Mantan Duta Besar, Hsu Mien-sheng mengajukan pertanyaan dan beranggapan bahwa hubungan video call antara Menteri Luar Negeri Joseph Wu dengan Walikota Kyiv Vitali Klitschko tidaklah sebanding, dari pihak Taiwan adalah Menteri Luar Negeri sedangkan dari Ukraina hanya walikota saja. Terkait dengan apa yang dipertanyakan Hsu Mien-sheng ini, Kementerian Luar Negeri dalam pers rilisnya mengemukakan, tujuan dari hubungan komunikasi antara Joseph Wu dan walikota Kyiv adalah untuk menyampaikan dukungan dan rasa simpati rakyat Taiwan kepada rakyat Ukraina dalam menghadapi peperangan sehingga rakyat Ukraina yang tidak berdosa harus menderita, di saat rakyat Ukraina harus berjuang menghadapi perang, jika dalam situasi ini masih mempermasalahkan kesetaraan ini berarti “pihak kita tidak tahu situasi dan tidaknya tepat” dan ini juga akan ditertawakan dunia.

Kementerian Luar Negeri mengemukakan, sangat apresiasi kepada rekan yang sudah pensiun tetapi masih terus memperhatikan tugas internasional dan memberikan pendapat untuk pemerintah, tetapi tulisan kritikan dari Hsu Mien-sheng bahwa “Taiwan terlalu berlebihan dalam membantu Ukraina” dan kesalahan ini dilaporkan media tertentu tanpa dipastikan terlebih dulu kebenaran laporan, untuk hal ini kementerian luar negeri sangat menyesalkannya.

Komentar

Terbarumore