:::

Pendidikan Pertanian dan Pangan Lolos Pembacaan Ketiga

  • 19 April, 2022
  • 曾秀情
Pendidikan Pertanian dan Pangan Lolos Pembacaan Ketiga
Pendidikan Pertanian dan Pangan Lolos Pembacaan Ketiga

(Taiwan, ROC) – Guna menggerakan pendidikan pertanian dan pangan, memperkuat keterkaitan antara makanan minuman, industri pertanian, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Taiwan serta untuk mempromosikan partisipasi dan mendukung pembangunan pertanian, rapat Yuan Legislatif hari Selasa (19/4) meloloskan pembacaan ketiga “Undang-undang pendidikan pertanian dan pangan”, dalam amandemen menjelaskan pendidikan pertanian dan pangan, budaya makan minum, literasi pertanian dan pangan, pendidikan pertanian dan pangan profesional, pewarisan budaya pangan inovatif, yang mana meminta Dewan Pertanian menyusun rencana mempromosikan pendidikan pertanian dan pangan sesuai dengan kebijakan.

Sementara dalam rangka mempromosikan pendidikan pertanian dan pangan, peraturan yang disahkan dalam bacaan ketiga menetapkan otoritas yang berwenang dari “UU Pendidikan Pertanian dan Pangan” yang pusatnya adalah Dewan Pertanian Yuan Eksekutif, dan untuk tiap-tiap daerah adalah pemerintah daerah setempat, Dewan Pertanian akan mengundang perwakilan dari tiap-tiap instansi, pakar, cendikiawan dan organisasi terkait terbentuk dalam “Komite Promosi Pendidikan Pertanian dan Pangan” setidaknya 2 kali dalam setahun, dengan cakupan tugas memantau dan membahan perencanaan kebijakan pendidikan pertanian dan pangan, memberikan bahan pengajaran bagi kelas-kelas ini, meneliti dan menetapkan arahan perkembangan penerapan pendidikan pertanian dan pangan, serta membahas laporan hasil dan perencanaan dari promosi pendidikan pertanian dan pangan ini.

Bersamaan dengan itu, dalam pembacaan ketiga juga mengatur bahwa instansi pemerintah, lembaga publik, sekolahan, taman kanak-kanak dan yayasan yang mendapat bantuan pemerintah harus mengutamakan penggunaan produk pertanian lokal. Dewan Pertanian wajib membina instansi penelitian dan pengembangan produk pertanian lokal agar memberikan label asal produksi dan mengurangi pemborosan bahan pangan serta berupaya agar menjamin keamanan pangan, gizi dan kestabilan harga gandum dan beras bagi masyarakat.

Komentar

Terbarumore