close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

AS Kembali Menyetujui Proyek Penjualan Senjata ke Taiwan

  • 06 April, 2022
  • 尤繼富
AS Kembali Menyetujui Proyek Penjualan Senjata ke Taiwan
AS Kembali Menyetujui Proyek Penjualan Senjata ke Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Kementerian Luar Negeri (MOFA) merilis siaran pers pada Rabu subuh hari ini (6/4), yang menyampaikan bahwa MOFA telah menerima konfirmasi dari AS atas proyek penjualan “Patriot Contractor Technical Assistance” dengan total nilai mencapai US$ 95 juta.

MOFA menuturkan, ini adalah ketiga kalinya semenjak Joe Biden menjabat Presiden AS, mengumumkan penjualan senjata ke Taiwan.

Proyek penjualan senjata ini tentu akan sangat membantu Taiwan memiliki fasilitas persenjataan yang mumpuni, serta efektif meningkatkan kemampuan pertahanan dalam negeri.

Departemen Pertahanan AS mengumumkan, pemerintah AS menggelar rapat Kongres guna membahas proyek penjualan senjata “Patriot Contractor Technical Assistance” kepada Taiwan dengan nilai mencapai US$ 95 juta. Diperkirakan proyek ini akan diberlakukan satu bulan kemudian.

Kementerian Pertahanan Nasional (MND) menyampaikan, penjualan senjata ini mencerminkan keseriusan AS dalam memprioritaskan pertahanan dan keamanan nasional Taiwan. Kedua belah pihak akan terus memperkuat hubungan pertahanan, serta bersama-sama melindungi perdamaian dan stabilitas regional.

Chang Tun-han (張惇涵) menyampaikan, stabilitas perdamaian di Selat Taiwan dan kawasan Indo-Pasifik adalah hal yang sangat krusial, terutama saat menyinggung isu keamanan dan kemakmuran masyarakat internasional. Taiwan akan terus memperlihatkan tekadnya untuk membela kedaulatan, serta meningkatkan jalinan kerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara sehaluan.

Pada tanggal 5 April 2022 (waktu setempat), Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) mengumumkan, Departemen Luar Negeri AS telah memutuskan persetujuan proyek penjualan senjata dengan total nilai mencapai US$ 95 juta.

Pihak DSCA juga telah menyertakan dokumen yang diperlukan dan memberitahukan Kongres pada hari yang sama.

DSCA menuturkan, proyek penjualan “Patriot Contractor Technical Assistance” kali ini akan berfokus pada bantuan teknis profesional, misal dukungan fasilitas pertahanan, pelatihan tim di darat, perencanaan, perluasan, pemeliharaan dan persiapan suku cadang

Proyek kali ini berbeda dengan proyek penjualan yang disetujui otoritas AS pada bulan Februari lalu. Pada bulan Februari lalu, AS menyetujui proyek penjualan “International Engineering Services Program IESP” dan “Field Surveillance Program FSP” dengan nilai mencapai US$ 100 juta.

DSCA juga menegaskan bahwa proyek penjualan senjata kali ini telah sesuai dengan UU Hubungan Taiwan, serta akan terus memperbaharui militer Taiwan dan mempertahankan kemampuan pertahanan yang andal. Yang mana ini juga telah sesuai dengan kepentingan nasional, ekonomi dan keamanan Negeri Paman Sam, dalam mengamankan serta memelihara stabilitas politik, keseimbangan militer dan kemajuan ekonomi di kawasan regional.

Komentar

Terbarumore