close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menkeu: Sumbangan Bagi Pengungsi Ukraina Sepenuhnya Bebas Pajak

  • 06 April, 2022
  • 尤繼富
Menkeu: Sumbangan Bagi Pengungsi Ukraina Sepenuhnya Bebas Pajak
Menkeu: Sumbangan Bagi Pengungsi Ukraina Sepenuhnya Bebas Pajak

(Taiwan, ROC) – Peperangan Rusia dan Ukraina terus berlangsung, Kementerian Luar Negeri secara khusus membuka rekening untuk memberikan bantuan bagi pengungsi Ukraina melalui Yayasan Penanggulangan Bencana, dan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Taiwan, hingga 1 April 2022 kemarin, sumbangan yang terkumulatif bernilai hampir NT$1 miliar. Menteri Keuangan Su Jain-rong (蘇建榮) hari Rabu (6/4) dalam rapat anggota Yuan Legislatif mengemukakan, asalkan Kementerian Luar Negeri memastikan bahwa semua sumbangan sosial yang diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri untuk digunakan sebagai bantuan maka dapat dikategorikan sebagai sumbangan pemerintah, dengan demikian dapat dijadikan sebagai pengurangan pajak.

Rusia yang melancarkan invasi ke Ukraina sejak tanggal 24 Februari hingga sekarang ini belum berakhir. Kementerian Luar Negeri Taiwan mulai tanggal 2 Maret mengumpulkan sumbangan dari masyarakat Taiwan untuk disalurkan kepada pengungsi Ukraina. Begitu kabar dibukanya rekening khusus untuk bantuan pengungsi Ukraina, arus sumbangan terus berdatangan dan dalam waktu singkat sudah berhasil mengumpulkan NT$944 juta. Dalam rapat Yuan Legislatif pada tanggal 6 April, ketika Menteri Keuangan Su Jain-rong diinterpelasi terkait apakah sumbangan yang diberikan warga Taiwan dapat sepenuhnya menjadi pengurang pajak saat pelaporan pajak nanti? Terkait dengan hal ini Su Jain-rong menyampaikan bahwa instansi yang berwenang untuk Yayasan Penanggulangan Bencana adalah Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), untuk itu berharap kementerian ini mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Kementerian Luar Negeri. Pada dasarnya jika dapat dipastikan bahwa dana tersebut digunakan sebagai sumbangan maka warga dapat menggunakan ini sebagai pengurang dalam pelaporan pajak.

Komentar

Terbarumore