:::

Amerika: Perusahaan Telekomunikasi Daratan Tiongkok dan Kaspersky Lab Rusia Masuk Daftar Buku Hitam

  • 26 March, 2022
  • 曾秀情
Amerika: Perusahaan Telekomunikasi Daratan Tiongkok dan Kaspersky Lab Rusia Masuk Daftar Buku Hitam
Perusahaan Telekomunikasi Daratan Tiongkok dan Kaspersky Lab Rusia Masuk Daftar Buku Hitam

(Taiwan, ROC) – Komisi Komunikasi Federal atau Federal Communications Commission (FCC) pada hari Jumat tanggal 25 Maret waktu setempat telah memasukkan perusahaan keamanan internet milik Rusia, Kaspersky Lab, perusahaan China Telecom (Americas) Corp, perusahaan China Mobile International USA ke dalam daftar hitam perusahaan yang dikategorikan berbahaya bagi keamanan nasional, hal ini juga meliputi perangkat dan juga jasa pelayanan yang diberikan oleh mereka.

Merujuk kepada peraturan yang diluncurkan pada tahun 2019, FCC mulai membukukan berbagai perusahaan yang diragukan keberadaannya, dimana dianggap mampu memengaruhi keamanan nasional, meliputi perusahaan Huawei, ZTE Corporation, total 5 perusahaan yang tercatat di dalamnya sejak tahun 2020. Sementara perusahaan Kaspersky Lab adalah perusahaan pertama milik Rusia yang masuk ke dalam daftar buku hitam.

Salah satu anggota komisi FCC, Brendan Carr menjelaskan jika standarisasi terbaru yang dipergunakan dapat membantu pihaknya dalam memberikan perlindungan dan menghindari ancaman nyata yang diberikan oleh perusahaan milik Daratan Tiongkok dan Rusia, dimana diketahui telah menggunakan keberadaan mereka di Amerika berperan sebagai mata-mata dalam berbagai kegiatan, dimana hal ini tentu akan merugikan pihak Amerika sendiri.

Pejabat Amerika memaparkan jika dalam kurun waktu yang panjang, penggunaan aplikasi atau software milik Kaspersky Lab, bisa menjadi sebuah lobang kebocoran, yang dapat dipergunakan oleh pihak Moskow saat melakukan penyerangan digital. Selain itu, sejak tahun 2017, pemerintah Amerika telah memberikan larangan dalam internal untuk penggunaan peranti anti virus yang diluncurkan oleh Kaspersky Lab. Akan tetapi, kantor pusat Kaspersky Lab yang berada di Moskow membantah jika hal tersebut adalah salah satu bagian dari milik pemerintah Rusia.

Dalam pembahasan berkenaan dengan Kaspersky Lab, pihak FCC tidak mengungkit sama sekali perihal invasi Rusia ke Ukraina, atau menyebutkan peringatan yang diberikan oleh Presiden Joe Biden jika Moskow mungkin akan melakukan serangan melalui dunia internet terhadap Amerika, sebagai jawaban balasan akan sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika terhadap Rusia dan dukungan terhadap Ukraina.

Dalam berita yang dirilis oleh perusahaan Kaspersky Lab, pihaknya menyayangkan sikap yang diambil oleh FCC, dan berpendapat jika hal tersebut terlampau dipolitisasi. Kaspersky Lab juga menjelaskan jika apa yang dituding tidak memiliki bukti yang kuat, sehingga hanya merupakan sebuah balasan dalam atmosfer geopolitik yang ada, dan bukan melakukan pertimbangan secara menyeluruh terhadap produk dan jasa yang diberikan oleh perusahaan Kaspersky Lab.

Sementara itu Kantor Kedutaan Daratan Tiongkok di Amerika pada hari Jumat tanggal 25 Maret waktu setempat menyampaikan bahwa pihak FCC menyalahgunakan hak sebuah negara, di saat tidak ada bukti data yang kuat, kembali melakukan penyerangan secara brutal terhadap upaya kerja keras perusahaan jasa telekomunikasi yang dibangun oleh perusahaan asal Daratan Tiongkok. Pihaknya juga meminta pemerintah Amerika dapat secepatnya menghentikan pemberian beban tekanan terhadap perusahaan asal Daratan Tiongkok. Selain itu pihak pemerintah Daratan Tiongkok juga akan melakukan serangkaian tindakan guna memberikan perlindungan akan hak yang dimiliki oleh para perusahaan tersebut.

Komentar

Terbarumore