:::

Resolusi Parlemen Eropa Mendukung Lituania, MOFA: Bersama Mitra Hadapi Otoritarianisme

  • 21 January, 2022
  • 陳柏萇
Resolusi Parlemen Eropa Mendukung Lituania, MOFA: Bersama Mitra Hadapi Otoritarianisme
Resolusi Parlemen Eropa Mendukung Lituania, MOFA: Bersama Mitra Hadapi Otoritarianisme

 (Taiwan, ROC) -- Parlemen Eropa meloloskan resolusi darurat tentang “Mosi bersama untuk resolusi pelanggaran kebebasan fundamental di Hong Kong” dengan 585 suara mendukung, 46 menentang, dan 41 abstain, dengan penambahan klausul terbarunya yang mengecam keras pemaksaan ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terhadap Lituania, serta menyerukan Uni Eropa (UE) dapat mengambil tindakan untuk mempertahankan pasar tunggal UE.

Resolusi tersebut secara bersamaan juga menyambut baik berbagai pernyataan yang mendukung perlawanan Lituania terhadap paksaan dari Negeri Tirai Bambu, serta mengimbau Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa dan negara-negara anggota UE dapat bekerja sama dengan mitra internasional, menjamin demokrasi Taiwan dan kebebasan fundamental Hong Kong, serta menegaskan kembali jika Parlemen Eropa akan mengambil situasi hak asasi manusia Negeri Panda sebagai dasar penting untuk meratifikasi Perjanjian Investasi Komprehensif Uni Eropa-RRT.

Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada 21 Januari mengemukakan, dengan diloloskannya resolusi darurat ini, mencerminkan urgensi pandangan Parlemen Eropa terhadap pemaksaan ekonomi RRT terhadap Lituania baru-baru ini, memberikan dukungan yang diperlukan terhadap Lituania sesegera mungkin, mengenai beberapa tuntutan yang relevan juga telah mendapatkan tanggapan dari anggota parlemen lintas partai. MOFA merasa sangat senang sekali dapat melihat Parlemen Eropa yang terus mendukung Lituania dengan tindakan nyata. Di atas nilai-nilai demokrasi, kebebasan, supremasi hukum, dan hak asasi manusia memperdalam kerja sama dengan mitra global dengan ide serupa seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara-negara anggota lainnya, bersama-sama menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang ditimbulkan oleh otoritarianisme ke kubu demokrasi internasional. Juru Bicara MOFA, Joanne Ou (歐江安) mengatakan, “Menerapkan serangkaian tindakan positif, saling bergandengan dan bekerja sama dengan negara-negara demokratis seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, serta negara-negara demokrasi dengan ide-ide serupa, sepenuhnya membantu Lituania dalam menghadapi serangkaian ancaman politik dan ekonomi yang kompleks, yang dikenakan kepada mereka oleh pemerintahan otoriter.

Sebelum resolusi darurat ini, sebanyak 41 anggota parlemen bersama-sama menulis surat kepada Presiden Dewan Eropa, Presiden Komisi Eropa dan pejabat tinggi lainnya pada tanggal 17 Januari yang lalu, mereka mengecam paksaan politik dan ekonomi Negeri Tirai Bambu terhadap Lituania, dan menyerukan para pemimpin Uni Eropa dapat mengekspresikan dukungan kepada Lituania, serta memberikan semua dukungan yang diperlukan.

Komentar

Terbarumore