:::

Bertambah Lagi 8 Kasus Lokal COVID-19 Penularan dari Bandara Taoyuan

  • 19 January, 2022
  • 曾秀情
Bertambah Lagi 8 Kasus Lokal COVID-19 Penularan dari Bandara Taoyuan
Bertambah Lagi 8 Kasus Lokal COVID-19 Penularan dari Bandara Taoyuan

(Taiwan, ROC) -- Komandan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), Chen Shih-chung hari Rabu (19/1) sore mengumumkan, terdapat penambahan baru 10 kasus COVID-19 penularan domestik yang terdiri dari 8 kasus berkaitan dengan penularan Bandara Internasional Taoyuan dan restoran Tasty serta mereka yang sempat berinteraksi,yang juga tumpang tindik dengan rekam jejak dari kasus Bank Union, 1 lainnya adalah anak dari tenaga medis di Far Eastern Memorial Hospital, sedangkan terdapat 1 kasus penularan dari Taoyuan yang masih harus diklarifikasi.

Dalam jumpa pers hari ini Komandan CECC Chen Shih-chung menjelaskan, penambahan baru kasus COVID-19 di Taiwan untuk tanggal 19 Januari 2022 sebanyak 54 kasus yang terdiri dari 10 kasus penularan dalam negeri dan 44 kasus penularan dari luar negeri. Dilihat dari jenis kelamin, untuk kasus penularan domestik hari ini terdiri dari 5 pria dan 5 perempuan dengan usia dari belum genap 10 tahun hingga 60 tahun lebih.

Sedangkan untuk penambahan baru dari luar negeri untuk hari ini sebanyak 44 kasus terdiri dari 16 pria dan 24 perempuan, 4 lainnya masih dalam pemeriksaan, usia mereka berkisar belum genap 5 tahun hingga 70 tahun terdiri dari 10 kasus dari Amerika Serikat, 6 kasus dari Filipina, 3 kasus dari Emirat Arab, 2 kasus dari Perancis, 2 kasus dari Australia serta masing-masing 1 kasus dari Kamboja, Korea, Inggris, Ekuador dan India sementara 14 lainnya masih dalam pemeriksaan. Kedatangan dari 44 kasus ini adalah dari tanggal 29 Desember 2021 hingga 18 Januari 2022.

Dengan adanya penambahan hari ini maka kumulatif kasus COVID-19 di Taiwan adalah 18.005 kasus terdiri dari 3.214 kasus impor dari luar negeri, 14.737 kasus penularan dalam negeri, 36 kasus armada persahabatan, 3 kasus penularan perusahaan penerbangan, 1 kasus tidak jelas asalnya dan 14 kasus masih tengah dilacak.

Komentar

Terbarumore