:::

CECC Umumkan Pemberian Vaksinasi Dosis ke-3

  • 02 December, 2021
  • 鄭蕙玲
CECC Umumkan Pemberian Vaksinasi Dosis ke-3
CECC Umumkan Pemberian Vaksinasi Dosis ke-3

(Taiwan, ROC) Pusat Komando Epidemi Sentral(CECC) telah mengumumkan vaksinasi untuk suntikan dosis ke-3, untuk dosis ke-2 dan ke-3 dengan interval waktu 6 bulan, jika diperlukan maka ada perpendekan waktu yang fleksibel menjadi 5 bulan, paling cepat pemberian vaksin dosis berikutnya akan diterapkan setelah 1 Januari tahun depan. Akan tetapi, dilihat dari beberapa negara lainnya sedang menghadapi serangan virus varian Omicron, ada kemungkinan risiko penularan terjadi di Taiwan, guna meningkatkan perlindungan vaksin, maka Chen Shih-chung pada hari Kamis ini (2/12) saat sidang interpelasi Yuan Legislatif melaporkan, akan mulai memberikan vaksinasi dosis ke-3, untuk gelombang selain untuk pejabat yang terlibat dalam pencegahan epidemi pusat maka juga diperuntukkan masyarakat kategori 1-3, interval untuk dosis ke-2 dan ke-3 berjarak genap 5 bulan maka bias menerima vaksin moderna.

Chen Shih-chung mengatakan, “Kami beranggapan hal yang semestinya kita lakukan adalah menambah perlindungan di garis terdepan, maka dalam waktu 5 bulan ini, untuk kategori 1-3 mulai menjalani vaksinasi, setelah kami umumkan sore hari ini, maka segera melakukan pendaftaran vaksinasi di rumah sakit, tidak ada perlu lagi meregistrasi di platform reservasi, untuk gelombang ini diprakirakan ada sekitar 60.000 orang, hingga 7 Desember ada sekitar 60.000 orang yang memenuhi kriteria ini.”

Untuk suntikan dosis ke-3 adalah vaksin Moderna, Chen Shih-chung mengatakan yang utama adalah mempertimbangkan vaksin campuran, sementara untuk gelombang pertama yang memenuhi kriteria mendapat suntikan vaksin dosis ke-3 rata-rata telah menerima vaksin AZ, CECC menyampaikan dilihat dari jumlah vaksin yang tersedia, setiap saat akan melakukan revisi untuk kebijakan pemberian vaksin.

Selain itu, masyarakat luar yang menyoroti karantina 7+7 menjelang perayaan tahun baru imlek apakah akan mengalami perubahan atau dibatalkan, Komandan CECC Chen Shih-chung merespons berkaitan dengan program karantina perayaan tahun baru imlek 7+7, berbagai kalangan dan pemerintah daerah setempat juga telah memberikan pendapat dan usulan, CECC kemarin malam (1/12) telah menggelar rapat dadakan untuk menanggapi situasi ini, pembahasan berlangsung hingga pukul 11 lebih malam hari. Semua beranggapan bisa menerapkan masa karantina 14 hari seperti sedia kala, CECC, Kemendagri dan instansi urusan sipil bekerja sama dengan baik, pagar elektornik berfungsi dengan efektif dan kekuatan pengawasan dari masyarakat cukup tinggi; dalam program karantina 7+7, maka 7 hari pertama berisiko tinggi, maka wajib diisolasi di hotel karantina atau pusat karantina, setelah menjalani karantina selama 7 hari lalu melakukan pemeriksaan PCR sekali, diharapkan dengan penerapan seperti ini mampu menghambat penularan; setelah orang yang dikarantina pulang ke rumah maka akan dikontrol dengan sistem pagar elektronik, yang dinilai semestinya dapat menjaga keamanan komunitas. Chen Shih-chung menekankan program karantina selama perayaan tahun baru imlek, jika ada yang melanggar maka hukumannya akan diperberat, hukuman yang diberikan disesuaikan dengan kondisi pelanggaran dan tingkat hukumannya.

Komentar

Terbarumore