:::

Yuan Eksekutif Ketok Palu Kenaikan Gaji Kalangan Akademisi dan Militer 4%

  • 28 October, 2021
  • 鄭蕙玲
Yuan Eksekutif Ketok Palu Kenaikan Gaji Kalangan Akademisi dan Militer 4%
Yuan Eksekutif Ketok Palu Kenaikan Gaji Kalangan Akademisi dan Militer 4% (foto:CNA)

(Taiwan, ROC) Yuan Eksekutif pada hari Kamis ini (28/10), untuk mengapresiasi militer dan kalangan akademi selama hampir dua tahun ini berkontribusi dalam pencegahan epidemi, pada tahun 2022 akan melakukan penyesuaian kenaikan gaji sebesar 4%.

DGBAS dalam sidang Yuan Eksekutif mengatakan, sidang peninjauan upah untuk militer dan kalangan akademisi pada tanggal 26 Oktober, mempertimbangkan kondisi penyakit peradangan pneumonia domestic, indeks keuangan direvisi naik, dan gaji rata-rata industri swasta dan upah karyawan juga mengalami kenaikan, kemudian untuk mengapresiasi kalangan akademisi dan militer dalam kurun waktu 2 tahun ini turut berkontribusi dalam pencegahan epidemi, menyarankan agar tahun depan, mempertimbangkan kenaikan gaji bagi kalangan akademisi dan militer pada tahun 2022. Hasil analisa yang diterangkan dari Yuan Eksekutif, memutuskan pemberian upah kepada kalangan akademi dan militer naik 4%.

Berdasarkan pendataan dari DGBAS, tahun depan untuk anggaran dana yang dibutuhkan untuk kenaikan upah militer dan kalangan akademi mencapai NT$ 31,4 milyar, mencakup pemerintah pusat menganggarkan NT$ 15,3 milyar dan pemerintah daerah dengan anggaran NT$ 16,1 milyar. Selain itu, untuk dana pensiunan apakah juga akan melakukan penyesuaian, saat ini masih dalam tahap peninjauan oleh instansi terkait, hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pensiunan militer dan kalangan akademi, sementara ini menganggarkan NT$ 1 milyar.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Administrasi Personalia, untuk kalangan akademi dan militer sejak tahun 1966 dengan penambahan gaji 5%, dilanjutkan dengan skala kenaikan gaji 3%, dan tahun 2000 berikutnya, kenaikan gaji kalangan akademi dan militer hanya naik 4 kali, yang terbagi pada tahun 2001, 2005, 2011 dan 2018.

Komentar

Terbarumore