:::

Presiden Tsai: Telah Meminta Tim Administrasi untuk Memberikan Bantuan dan Mengklarifikasi Penyebab Kebakaran di Kaohsiung

  • 15 October, 2021
  • 陳柏萇
Presiden Tsai: Telah Meminta Tim Administrasi untuk Memberikan Bantuan dan Mengklarifikasi Penyebab Kebakaran di Kaohsiung
Presiden Tsai: Telah Meminta Tim Administrasi untuk Memberikan Bantuan dan Mengklarifikasi Penyebab Kebakaran di Kaohsiung

 (Taiwan, ROC) – Kebakaran hebat yang terjadi di Gedung Cheng Zhong Cheng (城中城) Distrik Yancheng, Kota Kaohsiung telah merenggut sebanyak 46 korban jiwa, menjadikannya sebagai kebakaran yang paling banyak memakan korban dalam sejarah di Kaohsiung. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) saat menyampaikan pidato pada upacara peletakan batu pertama “Ruang Komputer IDC Pintar-Chief Telecom” menyampaikan belasungkawa atas kematian dan cedera yang disebabkan oleh insiden kebakaran “Cheng Zhong Cheng (城中城)” di Kaohsiung, dan menuturkan jika dirinya telah meminta tim administrasi untuk memberikan bantuan secara penuh dan mengklarifikasi penyebab insiden kebakaran tersebut.

Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) mengatakan, ” Di awal pidato, saya ingin mengambil kesempatan ini untuk melaporkan kepada saudara satu bangsa: Kemarin telah terjadi bencana kebakaran besar pada salah satu gedung yang ada di Kaohsiung, dan menyebabkan luka atau cedera yang serius. Saya percaya jika semua orang sama dengan saya, merasa sangat sedih. Saat ini para korban yang terluka masih tengah diobati di rumah sakit, tak peduli apa kebutuhan orang-orang yang terluka atau para korban, saya telah meminta tim administrasi untuk memberikan bantuan secara penuh, dan juga secepatnya mengklarifikasi penyebab bencana tersebut.

Dalam sebuah wawancara saat sebelum berangkat mengunjungi rumah duka kota untuk bertemu dengan keluarga para korban pada pagi hari ini (15/10), Walikota Kaohsiung, Chen Chi-mai (陳其邁) mengemukakan, saat ini proses identifikasi para korban masih tengah berlangsung. Dirinya juga telah menginstruksikan dinas terkait untuk memberikan pelayanan secara satu per satu. Pemerintah kota akan melakukan yang terbaik untuk membantu keluarga para korban dalam menangani pemakaman, serta memberikan bantuan psikologis dan kehidupan kepada mereka. Adapun mengenai korban yang terluka, dirinya juga telah meminta rumah sakit untuk dapat merawat mereka dengan baik, secara bersamaan juga membantu memukimkan kembali warga yang lain. Ketika ditanya oleh Media mengenai apakah ada kecerobohan pihak Pemadam Kebakaran Kota Kaohsiung, yang untuk kali keempatnya menemukan pagar penghalang, namun hanya menempelkan pemberitahuan permintaan saat melakukan inspeksi keamanan publik dan keselamatan kebakaran gedung. Chen Chi-mai (陳其邁) menyampaikan, dirinya telah mengarahkan Wakil Walikota Charles Lin (林欽榮) untuk membentuk tim investigasi administrasi independen dan tidak akan mengelak dari tanggung jawab administrasi yang ada.

Chen Chi-mai (陳其邁) menambahkan, total ada sebanyak 34 bangunan perumahan dan komersial campuran di Kota Kaohsiung yang berusia lebih dari 30 tahun dan tidak memiliki komite manajemen. Selama tiga hari berturut-turut mulai hari ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota, Biro Pekerjaan Umum dan Kantor Kepolisian akan melakukan inspeksi gabungan, berharap pada tahap ini dapat melakukan inspeksi dan pemeriksaan fisik yang komprehensif terhadap bangunan-bangunan tua. Adapun mengenai penyelidikan penyebab kebakaran, Kepala Biro Kepolisian Kota Kaohsiung, Huang Ming-zhao (黃明昭) membeberkan, sebanyak kedua tersangka pagi hari ini telah dibawa ke Kantor Kejaksaan Distrik Kaohsiung untuk diinterogasi, dan barang bukti mencurigakan yang dikumpulkan di tempat kejadian telah dikirim ke jaksa untuk diselidiki bersama dengan laporan investigasi Divisi Investigasi Kebakaran. Huang Ming-zhao (黃明昭) menambahkan, melalui investigasi awal dan pengakuan oleh tersangka, diketahui jika penyebab awal terjadinya peristiwa naas tersebut adalah penggunaan bubuk cendana yang digunakan oleh tersangka untuk mengusir nyamuk di lokasi kejadian. Namun, pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Komentar

Terbarumore