:::

PM Su: Pidato Presiden Tsai Ing-wen Menekankan Nilai Mendasar dari ROC

  • 12 October, 2021
  • 尤繼富
PM Su: Pidato Presiden Tsai Ing-wen Menekankan Nilai Mendasar dari ROC
PM Su: Pidato Presiden Tsai Ing-wen Menekankan Nilai Mendasar dari ROC

(Taiwan, ROC) --- Dalam pidato Perayaan Hari Nasional Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menyebutkan “Empat Keyakinan” dan “Republik Tiongkok dan Republik Rakyat Tiongkok tidak akan memerintah antar satu dengan yang lain”. Kepala Negara juga diketahui berulang kali menekankan “72 tahun telah berlalu semenjak pemerintahan Republik Tiongkok datang ke Taiwan pada tahun 1949”.

Pihak partai oposisi – Kuomintang (KMT) pun mempertanyakan akan maksud dari perkataan Presiden Tsai Ing-wen yang dinilai telah mengesampingkan pemerintahan Republik Tiongkok sebelum tahun 1949. Menjawab hal di atas, Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) menekankan bahwa masa depan Taiwan ditentukan oleh seluruh warga ROC.

Pidato Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 10 Oktober kemarin pun dinilai sebagian pihak memiliki pengertian “teori dua negara”. Saat ditemui di Yuan Legislatif, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menyampaikan, pidato Kepala Negara ditulis berdasarkan fakta dan sesuai dengan status-quo yang dipromosikan oleh Taiwan.

PM Su melanjutkan, otoritas RRT tidak hanya ingin menyerang atau mengintervensi Taiwan, melainkan ingin “mencuri” sejarah revolusi 1911 dan fakta bahwa mereka tidak pernah menjajah Taiwan.

Perdana Menteri juga menyesali jika Partai KMT masih memiliki prinsip yang “selaras” dengan pihak RRT

Su Tseng-chang mengatakan, “Menghormati opini publik telah menjadi tren dunia saat ini. Saya sangat menyesal jijka mereka tidak mematuhinya, dan hanya akan merusak perdamaian dan kestabilan kawasan regional. Masyarakat kita harus bersatu guna menghadapi serangan dari luar. KMT telah dipergunakan oleh pihak RRT, untuk mencuri fakta sejarah. Bahkan mereka tidak berani menjawab, malah memberikan komentar serupa. Saya rasa ini sangat tidak layak.”

Menanggapi munculnya aksara Mandarin sederhana dalam kode komputerisasi dari Kupon Revitalisasi Quintuple, PM Su menjawab bahwa pihak bea cukai dan perusahaan perdagangan telah melakukan yang terbaik dalam menghadirkan layanan digital. Mereka telah bekerja semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan, meliputi perpajakan, penyediaan masker, vaksin hingga Kupon Revitalisasi Quintuple., tidak sedikit dari para personil telah bekerja ekstra hingga 24 jam.

Menanggapi kekeliruan dalam kode komputerisasi Kupon Revitalisasi Quintuple, PM Su menyampaikan, pihaknya akan kembali mengevaluasi seluruh kesalahan dan ketidak-nyamanan yang ada.

Komentar

Terbarumore