:::

Negara Bagian New York akan Menyambut Kedatangan 1.143 Pengungsi Afghanistan

  • 19 September, 2021
  • 譚雲福
Negara Bagian New York akan Menyambut Kedatangan 1.143 Pengungsi Afghanistan
Negara Bagian New York akan Menyambut Kedatangan 1.143 Pengungsi Afghanistan

(Taiwan, ROC) – Pada tanggal 16 September 2021 (waktu AS), Gubernur New York - Kathy Hochul mengumumkan, Negara Bagian New York selama enam bulan mendatang akan menerima lebih dari 1.100 pengungsi, dan 240 di antaranya akan ditempatkan di Kota New York.

Kathy Hochul menyampaikan, "Menyambut para pengungsi yang ingin terbebas dari kekerasan dan penganiayaan telah menjadi tradisi historis bagi Negara Bagian New York. Ini adalah kehormatan bagi kami untuk melanjutkan tradisi yang mulia ini. Kami menyambut dengan hangat kedatangan dari para pengungsi dari Afghanistan".

Kathy Hochul pun menetapkan tanggal 19 September hingga 25 September sebagai "Pekan Selamat Datang (Welcome Week)" bagi para pengungsi.

Saat ini ada sekitar 7.500 warga Afghanistan yang bermukim di Negara Bagian New York. Menurut data statistik yang dirilis Departemen Luar Negeri AS, negara bagian New York pada periode ini akan menerima sekitar 1.143 pengungsi Afghanistan

Dari angka di atas, 240 diantaranya akan ditempatkan di Kota New York, 100 di Albany, 335 di Buffalo, 248 Syracuse, 200 di Rochester dan 20 di Utica.

Otoritas Gedung Putih juga telah meminta pihak Kongres AS untuk memastikan bahwa seluruh pengungsi akan memperoleh fasilitas yang selayaknya.

Lembaga Pelayanan Imigran Kota New York akan bekerja sama dengan dengan Biro Pelayanan Pengungsi untuk kemudian memastikan seluruh prosedur manajemen penempatan para pengungsi di Kota New York.

Pejabar setempat - Mike Hein menyampaikan, "Tugas kami adalah menyambut mereka, membantu dan membangun kembali aspek kehidupan para pengungsi. Kami akan merangkul mereka, layaknya tetangga kami."

Otoritas Kota New York juga telah mewacanakan beberapa program yang diharapkan dapat membantu para pengungsi, meliputi pelayanan ketenagakerjaan, pelatihan bahasa Inggris dan lain-lain. Pada masa mendatang, para pengungsi diharapkan dapat disertakan dalam program subsidi tunai, bantuan medis dan kebijakan terkait jaminan lanjut usia.

Pada bulan lalu, AS mengangkut 130.000 orang dari Afghanistan, ini termasuk warga sipil AS, anggota sekutu dan warga Afghanistan yang pernah bekerja sama dengan organisasi pemerintahan AS di sana.

Pemerintah federal AS sebelumnya pernah menyampaikan, akan memberikan izin tinggal permanen kepada 50.000 warga Afghanistan, yang mana telah membantu Negeri Paman Sam selama perang Afghanistan berlangsung.

Komentar

Terbarumore