:::

Menolak Penggunaan Bitcoin, Demonstran El Salvador Membakar Mesin ATM

  • 19 September, 2021
  • 譚雲福
Menolak Penggunaan Bitcoin, Demonstran El Salvador Membakar Mesin ATM
Menolak Penggunaan Bitcoin, Demonstran El Salvador Membakar Mesin ATM

(Taiwan, ROC) – El Salvador yang terletak di Amerika Tengah adalah negara pertama di dunia yang mengesahkan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada pekan lalu. Meski disambut baik oleh sebagian pihak, tetapi penggunaan uang digital tersebut masih mendapat penolakan dari beberapa lapisan masyarakat.

Aksi demonstrasi menentang penggunaan Bitcoin pun terjadi di El Salvador. Bahkan sebuah aksi unjuk rasa yang berujung pada pembakaran mesin ATM Bitcoin harus terjadi saat perayaan Hari Kemerdekaan El Salvador yang jatuh pada tanggal 15 September 2021 kemarin.

Media Inggris - BBC mewartakan, otoritas El Salvador pada bulan Juni sebelumnya telah mengesahkan undang-undang perihal penggunaan Bitcoin dan penerapannya sendiri mulai diberlakukan semenjak tanggal 7 September 2021.

Meski telah berjalan selama 3 pekan, tetapi kebijakan tersebut mendatangkan aksi protes dari beberapa lapisan masyarakat. Peristiwa unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai tersebut akhirnya berubah menjadi kian tak terkendali. Pada tanggal 15 September 2021, beberapa demonstran pun mulai memecahkan kaca dan membakar mesin ATM Bitcoin yang terletak di pinggir-pinggir jalan raya.

Banyak demonstran menilai bahwa implementasi Bitcoin adalah keputusan yang gegabah, mengingat mata uang digital ini belum diakui secara universal dan masih dirundung isu yang kontroversial.

Kebijakan yang diumumkan oleh otoritas setempat dinilai tidak pantas, dan dicemaskan dapat merusak perekonomian El Salvador. Para demonstran beranggapan jika penggunaan Bitcoin hanya akan membuka permasalahan baru, meliputi inflasi harga barang, serta lenyapnya uang tunai dan tabungan warga awam.

Sebelumnya, dolar Amerika Serikat adalah alat pembayaran yang sah di El Salvador. Namun demikian, Presiden El Salvador - Nayib Bukele mengemukakan, dengan disertakannya Bitcoin sebagai bagian dari alat tukar yang sah, maka dapat membantu negara tersebut untuk menghemat biaya dan membuat proses transaksi menjadi lebih efisien.

Pada saat yang sama, Bitcoin dipercaya memiliki peluang untuk membantu pembangunan infrastruktur finansial El Salvador, serta mampu mendorong perkembangan sektor perindustrian setempat.

Atas pertimbangan tersebutlah, Presiden Nayib Bukele memutuskan untuk mengesahkan penggunaan Bitcoin di El Salvador.

Namun, menurut laporan yang dirilis oleh media Spanyol - ABC, konektivitas internet yang dimiliki El Salvador masih berada jauh dari nilai rata-rata, terutama untuk kawasan Amerika Latin dan Kepulauan Karibia.

Lemahnya jaringan internet setempat dinilai sangat bertolak belakang dengan prinsip implementasi mata uang digital, yang notabene membutuhkan konektivitas cepat.

Komentar

Terbarumore