:::

Dukungan Taiwan untuk Disertakan dalam PBB Menghiasi Area TImes Square AS

  • 15 September, 2021
  • 尤繼富
Dukungan Taiwan untuk Disertakan dalam PBB Menghiasi Area TImes Square AS
Dukungan Taiwan untuk Disertakan dalam PBB Menghiasi Area TImes Square AS

(Taiwan, ROC) --- Pelaksanaan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dibuka pada tanggal 14 September 2021. Simbol lampu lentera menghiasi papan digital di New York Times Square, melambangkan aspirasi dari 23,5 juta warga Taiwan yang menantikan untuk dapat disertakan dalam setiap kegiatan PBB.

Munculnya gambar tersebut juga menjadi jawaban akan kerinduan warga Tionghoa Perantauan di Amerika Serikat, terutama pada saat epidemi COVID-19 seperti saat ini.

Menanggapi tema yang diambil dalam pertemuan Majelis Umum PBB tahun ini " Building Resilience Through Hope", Kantor Perwakilan ROC di New York pun mengambil inisiatif untuk meluncurkan gambar digital di New York Times Square, dengan ketinggian berkisar 350 kaki.

Video berdurasi 15 detik tersebut akan ditayangkan selama 24 jam penuh dengan diselingi iklan marketing lainnya. Dalam gambar tersebut, tertera sebuah pesan yang ingin disampaikan kepada Organisasi PBB, "Setiap orang berhak untuk menyampaikan suara mereka. Dengan mendengarkan, maka dunia dapat bangkit kembali menyongsong harapan di depan. Perlihatkan dukungan Anda untuk Taiwan!"

Dalam sebuah wawancara, Ketua Kantor Perwakilan ROC di New York - James K. J. Lee (李光章) mengatakan, lampu lentera telah diterbangkan dari sebuah kawasan ternama di dunia, yang letaknya tidak jaun dari Markas Besar PBB. Di satu sisi, ini menjadi doa bagi seluruh dunia agar COVID-19 dapat segera tuntas dan kita semua kembali ke fase kehidupan normal seperti sebelumnya.

Di sisi lain, ini juga menjadi simbol agar PBB dapat kembali ke semangat awal mereka, dan jangan salah mengartikan isi dalam Resolusi Majelis Umum PBB 2758, serta menanggalkan seluruh praktik diskriminatif yang secara tidak langsung telah mengecualikan hak dari 23,5 juta warga Taiwan.

PBB juga diminta untuk segera menyertakan Taiwan dalam mekanisme organisasi mereka, yang mana ini telah sesuai dengan mekanisme PBB dalam menjaga martabat setiap negara dunia.

Resolusi Majelis Umum PBB 2758 dibentuk pada tanggal 25 Oktober 1971, yang memutuskan untuk memulihkan kembali hak ilegalitas dari Republik Rakyat Tiongkok dalam tubuh Organisasi PBB.

Pemerintah ROC di kala tersebut mengetahui dengan jelas bahwa dominan yang menyertai mereka telah pudar, dan memutuskan untuk keluar dari keanggotaan PBB sebelum resolusi tersebut disetujui. Dengan demikian, otoritas RRT telah mendapatkan kursi perwakilan mereka di PBB.

Lentera Taiwan yang terpampang di Times Square tersebut menyertakan tema "Persimpangan Dunia", yang juga telah membuat terharu para warga Taiwan yang berada di AS, salah satunya adalah Hsu Kuang-hui (許振輝) yang telah bermukim di sana lebih dari 30 tahun.

Hsu Kuang-hui menyampaikan, setiap tahun sebelum pertemuan Majelis Umum PBB berlangsung, seluruh warga Taiwan di AS akan berkumpul dan menyuarakan hak Taiwan untuk dapat disertakan dalam organisasi tersebut.

Kerja keras yang telah berlangsung selama 20 tahun tersebut terpaksa tahun ini dibatalkan karena situasi epidemi COVID-19. Melalui ragam cara, Taiwan senantiasa mengupayakan agar PBB dapat mengakui keberadaan 23 juta warga Bumi Formosa.

Selain gambar yang akan tayang selama 24 jam di Times Square AS, Kantor Perwakilan ROC di New York juga telah menyewa sebuah truk yang akan memperlihatkan gambar serupa, yang akan berjalan mengitari Markas Besar PBB dan area TImes Suare.

Kantor Perwakilan ROC di New York juga membuat situs bertemakan lampu lentera yang penuh harapan, dengan tajuk GiveTaiwanAVoice.com. Dengan hadirnya situs ini, diharapkan dapat mengundang seluruh orang dari berbagai lapisan untuk mendukung partisipasi Taiwan di PBB, dengan cara menyampaikan pesan digital melalui lampu lentera yang terdapat dalam situs terkait. Dengan demikian, suara harapan ini dapat terdengar hingga ke dalam Organisasi PBB.

Dalam sebuah pesan, Menteri Luar Negeri (MOFA) - Joseph Wu (吳釗燮) menyampaikan, "Sekarang adalah waktunya bagi PBB untuk membuka pintu mereka, guna menerima kehadiran Taiwan dan menggelar kerja sama untuk membangun masa depan yang lebih tangguh nan berkelanjutan bagi seluruh warga dunia".

Sedangkan Ketua Perwakilan ROC di New York - James K. J. Lee meninggalkan komentar yang berbunyi, "PBB yang diinginkan oleh Taiwan adalah PBB yang menyertakan partisipasi Taiwan". Di samping itu, negara-negara sahabat juga terlihat mengirimkan pesan digital melalui lampu lentera yang tersedia dalam situs GiveTaiwanAVoice.com, dan menyerukan agar Taiwan disertakan dalam PBB.

Komentar

Terbarumore