:::

CDC Amerika: Sekalipun Sudah Vaksinasi Tetap Dapat Tertular Virus Varian Delta

  • 31 July, 2021
  • 譚雲福
CDC Amerika: Sekalipun Sudah Vaksinasi Tetap Dapat Tertular Virus Varian Delta
CDC Amerika: Sekalipun Sudah Vaksinasi Tetap Dapat Tertular Virus Varian Delta

        (Taiwan, ROC) – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC pada hari Jumat tanggal 30 Juli waktu setempat, merilis sebuah laporan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dalam salah satu kegiatan terbuka yang digelar di Desa Provincetown di Semenanjung Cape Cod di Negara Bagian Massachusetts pada bulan Juli, terdapat kasus tertular COVID-19, dimana 3/4 darinya adalah orang yang telah menyelesaikan vaksinasi.

        Merujuk kepada Departemen Kesehatan Barnstable setempat, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa virus mutasi jenis varian Delta sangat mencengangkan manusia.

        Dalam laporan riset yang diluncurkan tersebut disebutkan bahwa baik yang telah divaksin maupun yang belum mendapatkan vaksin, dapat berkemungkinan memiliki jumlah virus dalam kadar yang sama jika telah tertular virus varian jenis Delta, berbeda dengan virus COVID-19 jenis varian lainnya.

        Direktur CDC Amerika Serikat, Rochelle Walensky menyampaikan bahwa penemuan tersebut merupakan salah satu kunci penting penanggulangan, dan juga membuat pihak CDC mengeluarkan himbauan bagi seluruh warga untuk dapat mengenakan masker di lokasi yang rawan tertular, guna menghindari terjadinya penularan terhadap orang yang sudah mendapatkan vaksinasi.

        Rochelle Walensky menjelaskan jika himbauan pengenaan masker yang diusung tersebut, berfungsi untuk dapat memastikan orang yang telah mendapatkan vaksinasi dapat terlindungi juga, dan tidak menularkannya kepada orang lain, termasuk di antaranya menuarkan kepada orang yang belum menerima vaksinasi atau orang yang tidak memiliki daya imunitas yang cukup dalam menghadapi serangan virus kali ini.

        Pihak CDC menjelaskan semasa tanggal 3 Juli hingga 26 Juli, ada 469 kasus positif baru yang ditemukan di Semenanjung Cape Cod di Negara Bagian Massachusetts, dan 74% di antaranya telah menyelesaikan vaksinasi. Secara keseluruhan, ada 76% kasus positif adalah orang yang telah menerima vaksinasi, namun masih tetap dilaporkan adanya gejala seperti batuk, sakit kepala, sakit pada bagian kerongkongan dan demam, serta 4 kasus yang harus dilarikan ke rumah sakit.

        Merujuk kepada data statistik yang dimiliki, orang yang telah menerima vaksinasi, di antaranya adalah vaksin jenis, Pfizer/BioNTech, Moderna, serta Johnson & Johnson.

        Laporan riset ini menyarankan pihak instansi kesehatan setempat agar dapat menyarankan warga untuk tetap mengenakan masker, khususnya pada saat berada di dalam ruangan.

Komentar

Terbarumore