:::

WHO: Tidak Mempolitisi Pemeriksaan Tahap Kedua Asal Muasal Virus COVID-19

  • 31 July, 2021
  • 譚雲福
WHO: Tidak Mempolitisi Pemeriksaan Tahap Kedua Asal Muasal Virus COVID-19
WHO: Tidak Mempolitisi Pemeriksaan Tahap Kedua Asal Muasal Virus COVID-19

(Taiwan, ROC) – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization atau WHO) tanggal 30 Juli menyampaikan, tengah bersama dengan anggota Daratan Tiongkok membahas perencanaan penelusuran sumber virus tahap kedua, dan mengimbau agar tidak mempolitisi dan memastikan penelitian yang dilakukan berdasarkan ilmu pengetahuan.

WHO yang mengelar jumpa pers secara online pada tanggal 30 Juli, dan ketika media asing menanyakan terkait Daratan Tiongkok menolak pemeriksaan sumber virus tahap kedua, Direktur Eksekutif untuk Program Darurat Kesehatan WHO, Michael Ryan membeberkan, saat ini tengah dengan sangat agresif membahasnya bersama dengan negara-negara anggota WHO.

Michael Ryan mengemukakan, berharap dapat terus melakukan pemeriksaan di Daratan Tiongkok, juga mengharapkan kerja sama ini dapat berjalan dengan baik. Namun Ryan juga mengimbau semua pihak untuk tidak mempolitisi proses tahapan ini, WHA akan menjamin bahwa proses pemeriksaan ini akan berjalan berdasarkan sains kepada Daratan Tiongkok dan negara lainnya.

Pandemi COVID-19 yang merebak sejak Desember 2019 lalu, dimulai dari Kota Wuhan, Daratan Tiongkok. Para Ilmuwan terus berupaya memecahkan misteri asal muasal dari virus ini. WHO yang memimpin tim pakar internasional pada semester pertama tahun ini telah melakukan studi banding dan dalam laporan terkait beranggapan bahwa kemungkinan virus ini berasal dari sejenis makhluk hidup, baru kemudian ditularkan ke manusia oleh kelelawar, sedangkan mengenai dugaan adanya kebocoran laboratorium sebagai penyebabnya, kemungkinannya sangatlah kecil, tetapi Amerika Serikat yang memimpin negara-negara internasional tidak puas dengan hasil kesimpulan ini.

WHO yang melakukan pemeriksaan tahap kedua di Daratan Tiongkok, tetapi Wakil Menteri Kesehatan Daratan Tiongkok, Zeng Yi-xin pada tanggal 22 Juli lalu menyatakan tidak dapat menerima, tetapi seiring dengan Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki menyampaikan kekecewaannya, akhirnya penelitian ini dapat dilangsungkan.

Komentar

Terbarumore