:::

MOHW: Cakupan Warga yang Divaksin Mencapai 30%

  • 29 July, 2021
  • 鄭蕙玲
MOHW: Cakupan Warga yang Divaksin Mencapai 30%
MOHW: Cakupan Warga yang Divaksin Mencapai 30%

(Taiwan, ROC) Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan(MOHW) pada hari Kamis ini (29/7) dalam sidang Yuan Eksekutif melaporkan situasi perkembangan epidemi COVID-19, isi laporan menerangkan situasi vaksinasi berjalan dengan lancar, pengiriman vaksin juga terus berdatangan, jumlah warga yang telah divaksinasi mencapai 30%.

Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan(MOHW) menyampaikan, situasi epidemi internasional semakin memanas, ditambah lagi dengan olimpiade Tokyo sedang berlangsung, kegiatan keagamaan di sebagian negara, serta aktivitas liburan musim panas di beberapa negara yang menimbulkan arus mobilitas masyarakat skala besar, ada kemungkinan pandemi global akan kembali memanas, saat ini Taiwan tetap menerapkan pengendalian perbatasan yang ketat guna menjaga keamanan dan kesehatan warga lokal.

MOHW menyampaikan, belakangan ini situasi epidemi di Taiwan cukup stabil dan beberapa hari terakhir ini tidak mencatat angka kematian akibat terinfeksi COVID-19, sementara untuk kasus penambahan lebih terorientasi pada kawasan Utara dan sekitarnya tetapi untuk kasus sporadis masih menunggu hasil klarifikasi, perlu ditindak lanjuti dengan pengawasan terhadap tindakan penanggulangan epidemi yang telah diturunkan level kewaspadaannya dan pelonggaran pembatasan, selalu memantau situasi perkembangan dan tanggap darurat.

MOHW menyampaikan, kondisi stabil masih berlanjut, dengan berpegang pada 3 prinsip sebagai faktor utama yakni “pengawasan yang tepat, perawatan medis, dan vaksinasi”. Pada tanggal 26 Juli 2021, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) memperkuat sektor kesehatan publik pemerintah daerah setempat dengan mengaktifkan platform bantuan pengawasan epidemi, mengintegrasi data dan grafik antar daerah dan analisa dinamis, agar dapat mengurangi beban tenaga lokal secara efektif dan meningkatkan efisiensi pencegahan epidemi.

MOHW mengatakan, cakupan warga yang telah divaksin mencapai 30%, sementara vaksin yang dibiayai dana publik kembali membuka pendaftaran kesediaan divaksin, ditambah dengan alternatif vaksin produksi dalam negeri, maka warga semakin banyak pilihan.

Komentar

Terbarumore