:::

Konferensi Pengembangan Bahasa Nasional Diselenggarakan oleh 4 Instansi

  • 21 July, 2021
  • 曾秀情
Konferensi Pengembangan Bahasa Nasional Diselenggarakan oleh 4 Instansi
Konferensi Pengembangan Bahasa Nasional Diselenggarakan oleh 4 Instansi

(Taiwan, ROC) -- Kementerian Kebudayaan hari Rabu (28/7) mengelar jumpa pers peluncuran kegiatan “Pengembangan Bahasa Nasional 2021” meminta Kementerian Pendidikan, Komite Hakka, Komite Suku Penduduk Adat dan lainnya untuk bersama-sama mengelar pengembangan bahasa nasional kali ini, Menteri Kebudayaan, Lee Yung-te mengemukakan, setelah undang-undang “pengembangan bahasa nasional” lolos dalam pembacaan ketiga tahun 2019, membuat bahasa-bahasa Minnan, Hakka, Suku Penduduk Adat dan bahasa tangan Taiwan kembali bangkit dan diwariskan, hal ini menarik perhatian dunia, sebagai yang berwenang dalam UU pengembangan bahasa nasional, Kementerian Kebudayaan sendiri memiliki multi peran untuk membangun sebuah multi bahasa yang saling bertoleransi, lingkungan dengan perkembangan berkesinambungan, untuk itulah meminta Komite Hakka, Komite Suku Penduduk Adat dan Kementerian Pendiidkan mengelar konferensi pengembangan bahasa nasional, berharap dapat menampung pendapat yang luas lagi.

Sekolah memiliki peran penting agar generasi muda berikutnya belajar bahasa daerah tempat asalnya sendiri. Wakil Menteri Pendidikan Lin Treng-chiao (林騰蛟) mengungkapkan setelah “UU pengembangan bahasa nasional” diloloskan pada Maret 2021 lalu, mulai tahun ajaran 2021 selain mengajarkan bahasa daerah setempat untuk murid sekolah dasar seperti Minnan, Hakka, Suku Penduduk Adat dan bahasa tangan Taiwan sebagai mata pelajaran wajib, untuk jenjang SMP juga menjadi mata pelajaran tetap yang diajarkan seminggu sekali pada kelas 7 dan kelas 8, dan menjadi mata pelajaran pilihan bebas bagi murid kelas 9. Sedangkan untuk jenjang SMA dimasukan dalam daftar pelajaran tetap pilihan dengan 2 SKS.

Ketua Komite Hakka, Yang Chang-zhen (楊長鎮) menyampaikan, mempromosikan pengembangan bahasa Hakka juga harus memiliki banyak terobosan seperti kebutuhan pengajar yang memadai sebelum mata pelajaran ini dapat menjadi popular, agar bahasa Hakka menjadi bahasa pengantar di kawasan komunita Hakka.

Komentar

Terbarumore