Mensubsidi 1.500 orang dalam memperluas target pemberian obat pencegahan AIDS

  • 17 April, 2021
  • 曾秀情
Mensubsidi 1.500 orang dalam memperluas target pemberian obat pencegahan AIDS

(Taiwan, ROC) -- Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (CDC) beberapa hari yang lalu menyatakan, pada tahun 2020, jumlah orang yang terinfeksi AIDS telah dilaporkan sebanyak 1.391 orang. Lebih dari 60% orang yang terinfeksi adalah kelompok anak muda di bawah 35 tahun, dan 90% faktor risiko penularannya karena hubungan lawan jenis yang tidak aman. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (CDC) telah memperkenalkan “Pre-exposure Prophylaxis (PrEP)” sejak 2017. Tahun ini, subsidi akan diperluas untuk pasangan yang tidak dilihat dari jenis kelamin, usia, dan orientasi seksual. Selama mereka adalah pasangan kekasih, suami istri, atau orang yang berusia dibawah 35 tahun yang berisiko terinfeksi dapat mengajukan permohonan.

Kepala Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Luo Yi-jun berkata, “Kami berharap selama pelaksanaan jadwal kurang lebih dalam jangka satu tahun ini, bisa menerima sekitar 1.500 orang. Lalu ada efek pengaruh sekitar 8 kali lipat yang memungkinkan kita untuk mencegah lebih dari 40 orang yang terinfeksi dan menghemat pengeluaran negara untuk obat AIDS PrEp.”

Ini bukan obat pengobatan AIDS, tetapi obat prapencegahan sebagai efek mencegah infeksi HIV hingga 90%. Dimana obat ini hanya dapat digunakan oleh orang yang memiliki tes HIV negative. Mengkonsumsi PrEP sebelum melakukan hubungan, memungkinkan konsentrasi obat yang cukup di dalam tubuh untuk mencegah infeksi HIV, dengan mempertimbangkan struktur fisiologis yang berbeda antara pria dan wanita. Wanita perlu menggunakan obat tersebut setiap hari, hingga rencana PrEP yang setiap bulannya akan disediakan sebanyak 30 butir obat PrEP yang didanai publik, dan 20 butir setiap 3 bulan untuk pria.

Direktur Departemen Penyakit Menular, Distrik Ren Ai, Rumah Sakit Taipei United, Gu Wen-wei berkata, “Jika ia tidak ada pembawa hepatitis B, ditambah dengan ia ingat bagaimana cara minum obatnya, ia dapat menggunakan dengan prosedur makan yang diberikan. Pada dasarnya makan 2-24 jam sebelum melakukan, dan selanjutnya selama 24 jam harus makan sekali sampai selesai harus makan dua kali lagi. Metode ini jika hanya untuk melakukan hubungan satu kali, 4 butir sebelum dan sesudahnya sudah cukup.”

Seorang dokter Departemen Penyakit Menular di Rumah Sakit Universitas Nasional Cheng Chi, Li Jia-wen mengingatkan bahwa, PrEP hanya dapat mencegah infeksi HIV dan tidak dapat mencegah penyakit lainnya. Oleh karena itu, menggunakan alat pelindung tetap harus digunakan selama melakukan hubungan untuk mencapai efek perlindungan yang maksimal.

Komentar

Terbarumore