PBB: 17% Makanan Global Terbuang Sia Sia saat Pemrosesan Makanan

  • 06 March, 2021
  • 譚雲福
PBB: 17% Makanan Global Terbuang Sia Sia saat Pemrosesan Makanan

(Taiwan, ROC) – Berdasarkan laporan penelitian yang dirilis Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), konsumen global memubazirkan sekitar 17% makanan dalam memroses baik di rumah tangga, toko eceran, rumah makan dan lainnya.

Dari hasil laporan penelitian bersama UN Environment Programme (UNEP) PBB dan Waste & Resources Action Programme (WRAP) Inggris menemukan, makanan yang terbuang dalam pemrosesan makanan seperti ini juga terjadi di negara kaya maupun miskin.

PBB secara khusus membuat “Food Waste Index” dan memohon agar negara-negara di dunia mendukung dan mencanangkan pengurangan separuh dari limbah sampah akibat pemborosan makanan sebelum tahun 2030.

Ketua Pelaksana WRAP, Marcus Gover menyampaikan, “Selama ini kami mengira masalah seperti ini hanya terjadi keluarga dari negara maju saja. Dengan dikeluarkannya laporan indeks pemborosan makanan, kita dapat melihat dengan jelas ternyata di negara miskin juga terjadi masalah pemborosan makanan.” 

Berdasarkan laporan, sekitar 9,31 ton makanan atau setara dengan 2,3 juta truk kapasitas 40 ton yang terbuang sia-sia selama tahun 2019, apabila semua makanan yang terbuang ini dijejerkan maka dapat mengitarin bumi sebanyak 7 lingkaran.

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organization of the United Nations, FAO) pada tahun 2011 sempat melakukan perkiraan perhitungan, 1/3 makanan global terbuang sia-sia atau rusak setiap tahunnya.

Indeks Kerugian Makanan (Food Loss Index) dari FOA memperlihatkan, terdapat pemborosan hingga kerusakan 14% dalam pemrosesan makanan dari panen hingga ke tahap penjualan eceran.

Komentar

Terbarumore