Menlu Joseph Wu Berpidato Sembari Menampilkan Nanas, IPAC: Taiwan Sedang Menghadapi Tekanan Tiongkok

  • 05 March, 2021
  • 陳柏萇
吳釗燮視訊演講秀鳳梨 IPAC - Twitter IPAC

 (Taiwan, ROC) -- Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu (吳釗燮) diundang untuk berpartisipasi dalam pertemuan “Inter-Parliamentary Alliance on China, IPAC” secara daring, dan menyampaikan pidato yang menjelaskan situasi internasional Taiwan serta penangguhan impor nanas Taiwan yang dilakukan oleh Pemerintah Beijing baru-baru ini. Setelah pertemuan tersebut berakhir, IPAC mentweet, Taiwan saat ini sedang menghadapi tekanan yang kian meningkat dari Negara Tirai Bambu, dan berharap dapat memperdalam hubungan kemitraannya dengan Taiwan di masa depan.

Juru Bicara Kemenlu, Joanne Ou (歐江安) pada tanggal 5 Maret 2021 mengemukakan, Ketua Anggota dan Menlu Joseph Wu berinteraksi secara aktif serta melakukan diskusi yang mendalam tentang sejumlah topik, selama pertemuan “Inter-Parliamentary Alliance on China, IPAC” berlangsung. Selain itu Joseph Wu juga diminta untuk menjelaskan perihal penangguhan impor nanas Taiwan yang dilakukan oleh Tiongkok baru-baru ini, dan juga menampilkan buah nanas Taiwan yang berkualitas tinggi di tempat.

Mengenai materi spesifik pembahasan dalam pertemuan tersebut, Joanne Ou (歐江安) membeberkan, karena pertemuan IPAC tersebut bersifat tertutup, maka Kemenlu tidak leluasa untuk mengungkapkannya. Setelah pertemuan tersebut berakhir, IPAC mentweet dengan kata-kata “#StandTogether / Berdiri Bersama” sebagai kesimpulan dan mengemukakan, Taiwan saat ini sedang menghadapi tekanan yang kian meningkat dari Negara Tirai Bambu, dan berharap dapat memperdalam hubungan kemitraannya dengan Taiwan di masa depan.

Joanne Ou (歐江安) menuturkan, IPAC terdiri dari 19 negara anggota, antara lain: Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Belgia, Republik Ceko, Jerman, Denmark, Prancis, Irlandia, Italia, Lithuania, Belanda, Norwegia, Swedia, Swiss, Jepang, Australia, Selandia Baru dan Uganda, serta dibentuk oleh Parlemen Eropa dan pada November tahun lalu mengeluarkan pernyataan yakni, sangat mendukung partisipasi Taiwan dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Joanne Ou (歐江安) menambahkan, masing-masing dari 20 parlemen memiliki 2 ketua bersama dan anggota terkait, dengan total lebih dari 200 anggota parlemen lintas partai dari berbagai negara telah berpartisipasi. Dengan tujuan untuk mempromosikan pendalaman kerja sama antar anggota parlemen dari berbagai negara yang memiliki pemikiran serupa, juga untuk membahas masalah terkait dengan Tiongkok, berharap dapat mempertahankan norma internasional, hak asasi manusia universal, dan keamanan global.

Komentar

Terbarumore