MAC, Menlu Sesalkan Pendakwaan 47 Aktivis Pro-Demokrasi oleh Polisi Hong Kong

  • 01 March, 2021
  • 陳志勇
47 Aktivis Pro-Demokrasi Didakwa oleh Polisi Hong Kong. Foto: CNA/StandNews

(Taiwan, ROC) - Polisi Hong Kong hari Minggu, 28 Februari, mendakwa 47 dari 55 aktivis pro-demokrasi yang ditangkap awal tahun dengan pasal subversi dari Undang-Undang Keamanan Nasional. Ini adalah pertama kalinya UU tersebut digunakan secara masif di Hong Kong sejak disahkan pemerintahan Tiongkok Juni tahun lalu.

Atas terus terpukulnya demokrasi dan hak asasi manusia di Hong Kong, Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Taiwan menyampaikan penyesalan, sementara Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) menegaskan, ini membuktikan pemerintahan Beijing sama sekali tidak mementingkan kebebasan dan HAM, hanya mengutamakan kekuasaan.

Melalui pernyataan yang dirilis Minggu malam, MAC menegaskan, pukulan terhadap demokrasi yang terus dilakukan pemerintah Beijing hanya akan mendatangkan lebih banyak pertentangan, sama sekali tidak akan membantu mempromosikan kemakmuran dan kestabilan di Hong Kong. Menurutnya, hanya dengan mengembalikan hak demokrasi dan kebebasan kepada rakyat, kestabilan jangka panjang baru bisa dipulihkan di Hong Kong.

Menlu Joseph Wu, sementara itu, mengecam didakwanya 47 pemimpin pro-demokrasi di Hong Kong sebagai tindakan yang hanya mengutamakan kekuasaan dan sama sekali tidak mempedulikan kebebasan dan HAM. Melalui kicauan di Twitter, Wu memberi semangat kepada warga Hong Kong dengan menulis, "Tak peduli betapa gelapnya malam, sinar mentari pasti akan menerangi."

Komentar

Terbarumore